Luwu Timur, Penalutim.com – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bekerjasama Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Luwu Timur menggelar Fun Run Juara, yang berlangsung di Bundaran Batara Guru Malili, Ahad (21/6/2026).
Kegiatan yang diikuti ribuan peserta ini tidak hanya mengajak masyarakat hidup sehat melalui olahraga, tapi juga menjadi sarana edukasi penting terkait penanganan cepat pada kasus henti jantung mendadak.
Hal tersebut dilakukan PPNI Luwu Timur dimana disela-sela kegiatan, mereka juga melakukan kampanye edukasi kesehatan tentang langkah-langkah yang harus dilakukan ketika menemukan seseorang mengalami henti jantung mendadak.
Edukasi tersebut diperagakan langsung oleh para perawat agar masyarakat memahami tindakan awal yang dapat menyelamatkan nyawa.

“Ada dua hal yang harus dilakukan jika kita melihat seseorang sakit jantung yaitu, respon segera dan tangani segera,” ungkap Mirda.
Pastikan keamanan dan cek respons aman penolong dan korban, jauhkan korban dari bahaya seperti arus listrik atau lalu lintas jalan.
Cek Kesadaran dengan menepuk bahu korban dengan kuat dan panggil namanya, lalu cek pernapasan, apakah dada korban naik-turun. Lakukan ini maksimal dalam 10 detik.
Lakukan CPR (Resusitasi Jantung Paru) Jika korban tidak bernapas atau bernapas terengah-engah.
Adapun Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang memadukan olahraga dan edukasi kesehatan tersebut.

Melalui kegiatan ini, PPNI Kabupaten Luwu Timur berharap masyarakat tidak hanya semakin gemar berolahraga, tetapi juga memiliki pengetahuan dasar dalam memberikan pertolongan pertama sehingga dapat membantu menyelamatkan nyawa sebelum tenaga medis tiba di lokasi. (bkr/ikp-humas/kominfo-sp)







