Menu

Dark Mode
Taekwondo Lutim Sabet Juara Umum di Ajang Battle Of The Maestro Championship Terbukti Lulusan LPKS PT Luwu Timur Skill Center Diincar Perusahaan, ini 10 Posisi Kerjanya PT IHIP Akan Segera Operasi, Pemdes Tampinna Biayai Warganya Kursus Alat Berat di LPKS PT Luwu Timur Skill Center ‎1300 Peserta Latber Trail Adventure Pesona Srikandi 2, Siap Taklukkan Rute Mangkutana Perkuat Ketahanan Pangan, Pj Sekda Lutim bersama Kapolres Tanam Jagung di Margolembo Turnamen Bupati Legend Cup I Perkuat Solidaritas Pemain Senior

Nasional

Viral Bandara Imip Morowali, Menhan: Tidak Boleh Ada Negara di Dalam Negara

badge-check


					Oplus_16908288 Perbesar

Oplus_16908288

Morowali, Penalutim.com – Bandara Morowali, Sulawesi Tengah saat ini tengah menjadi sorotan di jagad maya. Pasalnya bandara yang dikelola PT. Indonesia Morowali Industri Park (IMIP) kabarnya memiliki status ilegal dan telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) 2019 lalu.

Hal ini terungkap saat Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin meninjau bandara di lokasi pertambangan, Morowali. Usai menghadiri Latihan Terintegrasi 2025 TNI dan instansi lain di Morowali, Menhan Sjafie menyampaikan sorotannya, Kamis lalu (20/11/2025).

Dia menegaskan keberadaan bandara yang tidak memiliki perangkat negara yang bertugas di dalamnya, tidak saja mengancam kedaulatan ekonomi, tapi juga kedaulatan nasional.

“Bandara yang tidak memiliki perangkat negara yang bertugas di dalam bandara tersebut, ini merupakan hal yang anomali, di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kita harus meneggakkan regulasi, tapi ternyata masih terdapat celah. Ini merupakan kerawanan terhadap kedaulatan ekonomi, bahkan juga bisa berpengaruh pada stabilitas Nasional. Ini adalah satu contoh bahwa, negara kita yang kaya ini masih ada siasat-siasat sekelompok orang untuk mengambil kesempatan di dalam kesempitan,” jelasnya.

Lanjutnya, Menhan juga mengungkapkan akan tetap dan terus melakukan penertiban dan pengamanan.”Kami Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH), baik itu sawit maupun pertambangan, akan terus melakukan tindakan-tindakan penertiban dan pengamanan. Kalaupun itu ternyata melanggar hukum, maka kita teruskan di dalam upaya penegakan hukum, ini menunjukan kehadiran negara terhadap semua kegiatan-kegiatan ilegal yang selama ini terjadi, dan sangat merugikan negara,” tegas Sjafrie Sjamsoeddin.

Sementara itu dikutip dari unggahan yang dibagikan di kanal YouTube Forum Keadilan TV,  Senin (24/11/2025), Edna Caroline Pattasina, Co Founder Indonesia Strategic and Defence Studies dan juga peneliti pertahanan negara, juga menguak adanya bandara ilegal tersebut.

Ia mengungkap bahwa bandara ilegal tersebut tertutup, bahkan aparat pun tak bisa masuk hingga akhirnya Sjafrie akan turun tangan.

“Saya baru tahu ternyata Morowali itu luas sekali, kurang lebih 4000 hektar luas kawasan industrinya, itu ternyata mereka punya bandara yang tidak ada otoritas indonesia, yang berarti di situ , orang dan barang bisa keluar masuk tanpa diawasi, artinya tertutup. Infonya aparat keamanan saja tidak bisa masuk, yang jelas Bea Cukai dan Imigrasi tidak ada,” ungkapnya .

Edna menaruh cukup banyak kekhawatiran atas bandara ilegal yang berada di Morowali tersebut. Terlebih lagi saat Sjafrie mengucapkan “Tidak Boleh Ada Negara di Dalam Negara.”

“Yang mengejutkan itu ketika Pak Sjafrie mengatakan tidak boleh ada Negara di dalam Negara. Beliau mengatakan karena itu kita akan lapor ke Presiden Prabowo Subianto, bahwa selama ini di Morowali tidak ada Bea Cukai dan Imigrasi yang mengawasi orang dan barang.” jelas Edna dalam kanal YouTube Forum Keadilan Tv.

Jadi yang menjadi benang merah antara Bandara IMIP Morowali, alur laut dan Indonesia adalah dapat membahayakan NKRI.”Ini bahaya, karena ini bisa menjadi pangkalan dari Negara lain yang ingin menyusup, tanpa diketahui,”ucapnya.

Terkait isi dari pembahasan di kanal YouTube tersebut, menuai beragam komentar dari netizen, yakni :

“Bongkar terus kebobrokan Tambang ilegal,” tulis akun @Pe******mat.

“Ngeri sekali negaraku….bolehkan aku mengumpat,” tulis @dew**********92

“Alankah banyaknya penghianat di Negara ini. Harus segera diberesi, adili semua yang terlibat,” tulis akun @Su********123.(A*G)

 

Facebook Comments Box

Read More

Tidak Hanya Bangun Masjid, Bupati Luwu Timur Juga Santuni Anak Yatim Korban Bencana Banjir di Aceh Tamiang

6 January 2026 - 13:51 WITA

Peduli Aceh, PT Vale Indonesia Bersama Pemkab Luwu Timur Bergerak Menyalurkan Bantuan di Tiga Desa Korban Banjir Bandang

6 January 2026 - 13:24 WITA

Peduli Aceh, PT Vale Indonesia Bersama Pemkab Luwu Timur Bergerak Menyalurkan Bantuan di Tiga Desa Korban Banjir Bandang

Dipimpin IBAS, Pemda Lutim Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang, Bupati Aceh Tamiang : Terimakasih Bantuan ini Sangat Berarti

4 January 2026 - 02:58 WITA

Trending on Nasional