Menu

Dark Mode
Rangkul Generasi Muda Lewat Esport, Turnamen Mobile Legends Kapolres Cup 2026 Resmi Digelar HUT Bhayangkara ke-80, Polres Luwu Timur Berhasil Kumpulkan 40 Kantong Darah Lewat Aksi Sosial HUT ke-72 UMI, Bupati Irwan Apresiasi Peran UMI Lahirkan Insan Akademik Berintegritas Dukung Sensus Ekonomi 2026, Bupati Luwu Timur Beri Contoh Langsung Sebagai Responden Perebutkan Total Hadiah Rp 30 Juta, 26 Tim Ikuti Turnamen Sepak Bola Antar OPD Luwu Timur Apresiasi Kedisiplinan ASN, Empat Pegawai Kembali Raih Umroh Gratis dari Bupati Luwu Timur

Daerah

Sepanjang Tahun 2024 Desa Balambano Mengalami 4 Kali Banjir, Warga Terdampak Tuntut PT Vale Segera Lakukan Tindakan Nyata

badge-check


					Sepanjang Tahun 2024 Desa Balambano Mengalami 4 Kali Banjir, Warga Terdampak Tuntut PT Vale Segera Lakukan Tindakan Nyata Perbesar

Penalutim.com, Balambano – Hujan panjang mengguyur kabupaten Luwu Timur. Dusun Togo, Desa Balambano, kecamatan Wasuponda mengalami banjir. Sejumlah rumah warga mengalami dampak banjir tersebut, Jumat (6/9/2024).

Rolianus salahsatu warga dusun Togo mengatakan.  Banjir yang dialami warga dusun Togo  4 kali mengalami banjir di tahun 2024 dan hingga saat ini belum ada tindakan untuk mencegah banjir tersebut.

“ini yang keempat kalinya dalam tahun ini kami terdampak banjir, belum ada langkah teknis dilakukan untuk mencegah terjadinya banjir di wilayah kami ini. Kami berharap pihak terkait pemerintah khususnya PT Vale segera mengambil langkah teknis pencegahan banjir ini tidak terulang lagi,” kata Rolianus.

Hal senada juga diucapkan kepala Desa Balambano, Muhamat Ronal M. Menurutnya, sebelumnya pada saat banjir yang terjadi beberapa waktu lalu. PT Vale telah melakukan asesmen untuk upaya pencegahan banjir di Togo.

“Suda pernah Vale melakukan asesmen. Hingga saat ini belum ada tindakan lanjutan yang dilakukan PT Vale. Ya mungkin PT Vale terkait hal ini ada prosedur yang harus mereka lalui. Tidak ujuk-ujuk langsung dikerjakan,” kata Ronal.

Harapannya, lanjut Ronal, PT Vale dalam hal ini  segera melakukan tindakan teknis agar masyarakat melihat langsung tindakan nyata PT Vale.

Menurut Ronal, saat ditanya Penalutim. Kenapa terkait banjir ini PT Vale yang disoroti untuk melakukan tindakan pencegahan banjir.

“Ya karena ini jalur utama Produksi PT Vale. Tempat lalulalang mobilisasi Nikel PT Vale. Jembatan yang menggunakan kokor dilaluinya aliran sungai ini ketika hujan panjang tidak bisa lagi dialiri aliran sungai dalam jumlah debit air besar. Sehingga, air terbendung dampaknya warga sekitar mengalami banjir,” jelasnya.

Tidak ada korban jiwa. Akan tetapi kepanikan dan kerugian tentu dialami masyarakat terdampak banjir di wilayah dusun Togo, Desa Balambano, Kecamatan Wasuponda.

Berdasarkan pantau Penalutim di lokasi banjir. Pemerintah kabupaten Luwu Timur, melalui Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) menurunkan 5 Personil untuk evakuasi korban banjir.

“Kami 5 orang datang jam 6 pagi di lokasi banjir lengkap dengan peralatan. Tidak ada korban jiwa di peristiwa banjir di wilayah ini,” kata personil BPBD Rian H Kelen.

Tidak hanya itu, Damkar kecamatan Wasuponda juga diturunkan oleh Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk memberi bantuan air bersih.

Hal serupa dilakukan oleh PT Vale. Memberikan bantuan berupa konsumsi kepada masyarakat terdampak banjir dan PT Vale juga menyediakan mobil Tanki air untuk masyarakat terdampak selama tiga hari.

Adapun untuk tindak lanjut penanganan dan pencegahan banjir di Togo. PT Vale bersama pemerintah desa akan melakukan asesmen kembali.

“Beberapa concern juga telah dibahas bersama anggota DPRD Luwu Timur, Pemdes dan BPD Balambano,” Tutur Aswadin, External PT Vale.

Facebook Comments Box

Read More

Rangkul Generasi Muda Lewat Esport, Turnamen Mobile Legends Kapolres Cup 2026 Resmi Digelar

24 June 2026 - 01:57 WITA

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Luwu Timur Berhasil Kumpulkan 40 Kantong Darah Lewat Aksi Sosial

24 June 2026 - 01:45 WITA

HUT ke-72 UMI, Bupati Irwan Apresiasi Peran UMI Lahirkan Insan Akademik Berintegritas

23 June 2026 - 11:46 WITA

Trending on Daerah