Menu

Dark Mode
Resmi Dilantik, JMSI Luwu Timur Komitmen Lawan Hoaks dan Kawal Pembangunan Sinergi Pusat-Daerah: Luwu Timur Siap Sukseskan Program Strategis Kelautan 34 Personel Polres Luwu Timur Naik Pangkat, Kapolres AKBP Ario Beri Pesan Penting PT CLM Salurkan Program PPM, Pembangunan Masjid Annisa Kembali Berlanjut Dukung ‘Lutim Juara’, Irwan Bachri Syam Perkuat Strategi Sanitasi LuwuTimur Genjot PAD, Pemkab Luwu Timur Perluas Digitalisasi dan Penerapan QRIS

Nasional

RS Siloam Makassar Ungkap Penyakit Lupus dan Pencegahannya

badge-check


					RS Siloam Makassar Ungkap Penyakit Lupus dan Pencegahannya Perbesar

Penalutim.com, Makassar – Penyakit Lupus merupakan penyakit autoimun yang menyerang beberapa organ di tubuh seperti kulit, ginjal, otak, sendi dan lainnya. Karenanya, penyakit Lupus dapat bermanifestasi dalam berbagai gejala seperti ruam pada kulit, nyeri sendi, gangguan ginjal, atau gejala lainnya.

Dokter spesialis penyakit dalam dari Siloam Hospitals Makassar, Dr. dr. Femi Syahriani,Sp. PD-KR., menuturkan akan penyakit Lupus, atau yang dikenal dengan istilah penyakit seribu wajah (serigala), karena penampilan wajahnya, gejalanya dan tanda tandanya sangat beragam dan banyak menyerupai penyakit lainnya.

“Karena penyakit lupus merupakan penyakit Autoimun, yaitu kondisi dimana sistem imun di dalam tubuh tidak dapat membedakan diantara kuman dan benda asing dari luar tubuh dengan sel-sel atau jaringan tubuh sendiri, sehingga sistem imun menyerang sel-sel dan jaringan tubuh sendiri, ” tutur Dr. dr. Femi Syahriani,Sp. PD-KR., melalui Webinar edukasi zoom, Sabtu, 22 Mei 2021 di kota Makassar.

Dokter Femi yang sudah bergabung di Siloam Hospitals Makassar sejak Juni 2017, mengungkapkan bahwa penyakit Lupus lebih banyak dijumpai pada wanita, terutama wanita usia reproduktif dibandingkan dengan laki-laki dan umur terbanyak adalah antara usia 15-45 tahun.

“Namun demikian, pada anak-anak dan usia lanjut juga dapat ditemukan beberapa kasus,” imbuhnya.

Menurut dokter Femi, Lupus atau SLE adalah penyakit yang kompleks dan sampai saat ini belum diketahui secara pasti penyebab seseorang menderita Lupus. Namun, faktor yang beragam seperti lingkungan, hormonal, kelainan pada sistem imun, dan faktor genetik diduga menjadi penyebab terjadinya Lupus/SLE.

“Faktor lingkungan meliputi paparan sinar matahari, merokok, stress, obat-obatan tertentu, dan infeksi virus. Faktor genetik berperan sebagai faktor penyebab Lupus,” ungkap Femi menambahkan.

Disebutkan pula pada edukasi tersebut, gejala dan tanda-tanda Lupus/SLE berbeda antara satu penderita dengan penderita lainnya.

Sementara gejala yang umum ditemukan penderita Lupus antara lain ; merasakan nyeri dan kekakuan pada sendi tanpa disertai dengan pembengkakan, nyeri dan kelemahan otot, perasaan yang sangat lelah, demam yang tidak diketahui penyebabnya, bercak kemerahan pada wajah, nyeri dada pada saat menarik napas yang dalam, dan kerontokan pada rambut.

Meskipun sebagian besar pengidap Lupus merupakan kaum wanita, namun penyakit ini dapat meminimalisir dengan menerapkan gaya hidup sehat. Dokter Femi mengatakan ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk pencegahannya, yaitu :

1. Hindari stress, karena stress dapat menjadi salah satu pemicu mengidap Lupus. Hal ini disebabkan karena daya tahan tubuh kita menyerang tubuh kita sendiri sehingga akan mengakibatkan sel tubuh yang rusak atau mati.

2. Menerapkan hidup sehat dan menjaga pola makan dengan gizi yang seimbang seperti mengkonsumsi sayuran hijau, omega 3, dan buah yang kaya antioksidan serta rutin melakukan olahraga atau aktifitas fisik,

3. Hindari kebiasaan merokok dapat mencegah terjadinya penyakit Lupus. Lalu istirahat yang cukup dengan memahami kondisi tubuh serta menghindari paparan sinar matahari.

“Sampai saat ini belum ditemukan penelitian ilmiah yang bisa menyembuhkan penyakit Lupus, namun sudah banyak pasien yang dapat hidup normal dan produktif, selama kita tetap bisa mengetahu dan memantau faktor resiko terjadinya Lupus,” pungkas dokter Femi.

 

Penulis : Redaksi

Editor : Ning Rahayu

Foto : Siloam Makassar

Facebook Comments Box

Read More

Bersama Wabup Puspawati, Ratusan Lansia Luwu Timur Tebar Inspirasi Hidup Sehat di HLUN ke-30

27 June 2026 - 11:47 WITA

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Luwu Timur Berhasil Kumpulkan 40 Kantong Darah Lewat Aksi Sosial

24 June 2026 - 01:45 WITA

Lewat Fun Run Juara, PPNI Luwu Timur Beri Edukasi Penanganan Henti Jantung

21 June 2026 - 13:12 WITA

Trending on Daerah