Menu

Mode Gelap
Jemput Bola! Petugas Antar Bantuan Lansia ke Rumah Nenek 84 Tahun di Angkona Tingkatkan Efektivitas GPM, Bupati Irwan Minta Jangkauan Diperluas ke Tingkat Desa Resmi Cair! 138 Lansia Towuti Terima Bantuan Rp3 Juta Kemenag Lutim Ganti Pimpinan, Bupati Irwan Harap Pelayanan Keagamaan Makin Baik Keren! Sabet 10 Medali, FORKI Luwu Timur Raih Peringkat 9 Besar di Kejuaraan Karate Internasional Dorong Transformasi Digital, Pemkab Luwu Belajar Sistem Absensi ASN di Luwu Timur

Pena Politik

Gandeng Ormas Wujudkan Pilkada Jurdil, Bawaslu Lutim : Ormas Salahsatu Indikator Optimisme Menyongsong Pilkada 2024

badge-check


					Gandeng Ormas Wujudkan Pilkada Jurdil, Bawaslu Lutim : Ormas Salahsatu Indikator Optimisme Menyongsong Pilkada 2024 Perbesar

Penalutim.com, Tomoni – Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Luwu Timur, Sulkifli, menyampaikan keyakinannya bahwa kehadiran organisasi kemasyarakatan (ormas) menjadi salah satu indikator optimisme dalam menyongsong Pilkada 2024 yang akan berjalan langsung, umum, bebas, rahasia (luber) serta jujur dan adil (jurdil).

Dalam sambutannya, Sulkifli menjelaskan bahwa Bawaslu telah melaksanakan sejumlah kegiatan berbasis pengawasan partisipatif beberapa hari terakhir. “Hari ini, kami mengundang ormas karena kami ingin memastikan tatanan pemerintahan di Kabupaten Luwu Timur berjalan dengan baik dan sesuai harapan. Kami menyadari bahwa Bawaslu, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan hingga kelurahan desa, memiliki keterbatasan sumber daya manusia.

Sulkifli menambahkan bahwa Bawaslu menggandeng ormas untuk menjadi perpanjangan tangan dalam pengawasan selama tahapan Pilkada 2024. Dia berharap Kegiatan ini dapat dijadikan sebagai ruang partisipatif, komunikatif, dan aspiratif bagi semua pihak.

Lebih lanjut, Sulkifli menerangkan tingginya partisipasi masyarakat dalam melaporkan dugaan pelanggaran selama tahapan Pilkada. Menurutnya, sudah banyak laporan yang diterima Bawaslu Luwu Timur, terutama terkait netralitas ASN dan Kepala Desa. “Ini membuktikan bahwa masyarakat sudah sangat aktif dalam berpartisipasi, dan kami sangat mengapresiasi hal tersebut,” katanya dalam kegiatan sosialiasi pengawasan partisipatif Organisasi Kemasyarakatan yang dilaksanakan di Kecamatan Tomoni, (5/9/2024).

Sulkifli juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan dugaan pelanggaran selama Pilkada. Ia menekankan bahwa salah satu isu kerawanan di Luwu Timur adalah netralitas ASN, politik uang, hoaks, dan politisasi SARA.

“Dengan keterlibatan ormas, kami berharap mereka bisa membawa pesan-pesan positif di lingkungan sekitarnya. Mari kita bangun kesadaran moral dan perkuat gerakan sosial agar Pilkada 2024 berjalan luber dan jurdil,” pungkasnya. (*).

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Parlemen Desak Kemenhub Prioritaskan Keselamatan Transportasi Darat di Tengah Keterbatasan Fiskal

13 Juli 2026 - 11:00 WITA

Gerindra Minta Kunjungan Presiden Prabowo ke Prancis Tidak Dipolitisasi

26 Mei 2026 - 16:27 WITA

Siapkan Generasi Pemilih Pemula Cerdas, Pemkab Lutim Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik

4 Mei 2026 - 10:57 WITA

Trending di Daerah