Menu

Dark Mode
Tinjau Fasilitas Olahraga di Wasuponda, Bupati Irwan Instruksikan Pembenahan Kunjungi Korban Kebakaran di Angkona, Wabup Puspawati Berikan Bantuan dan Semangat Lomba Perahu Naga Sukses Digelar, Para Juara Dapat Hadiah Tambahan dari Bupati Luwu Timur Raih Opini WTP Ke-14, Bukti Tata Kelola Keuangan yang Sehat Sukses Terselenggara, Masyarakat Bahagia, Kadis Parmudora: Lomba Perahu Naga Akan Menjadi Event Tahunan Luwu Timur Tutup Road Race Bupati Cup II, Irwan Beri Apresiasi Tambahan dan Hadiah Khusus

Uncategorized

Peringatan HGN Ir Alamsyah Tekankan Rehabilitasi Pembangunan Sekolah Khususnya Ruang Belajar

badge-check


					Oplus_16908288 Perbesar

Oplus_16908288

Malili,Penalutim.com-Hari Guru Nasional (HGN) yang di peringati setiap 25 November, merupakan salah satu wujud penghargaan negara kepada para guru.

Anggota DPRD kabupaten Luwu Timur dari fraksi PAN, Ir.Alamsyah.S.T, kepada Penalutim.Com, Selasa (25/11/2025) mengatakan, dalam peringatan HGN pentingnya menghargai, menyayangi dan melindungi para guru dari berbagai aspek, terutama dari segi kenyamanan dan keamanan dalam menjalankan profesinya.

“Guru itu harus kita sayangi, hormati, lindungi serta diberikan perlindungan dalam profesinya karena, guru merupakan ujung tombak bagi pembangunan bangsa,”ungkapnya.

Profesi guru sangat penting dalam menciptakan dan mendidik generasi bangsa, baik dalam pembentukan karakter serta mencerdaskan setiap manusia, dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Banyak guru yang terjerat dengan hukum akibat dari laporan siswa dan orangtua siswa saat menjalankan profesinya. Sehingga ketika menjalankan tugasnya di perlukan kesabaran dalam mendidik para siswanya karena, guru di harapkan mendidik tanpa melakukan kekerasan. Sebab di era saat ini ada juga yang mengatur undang-undang terkait perlindungan anak.

“Kita melindungi guru tetapi kita juga perlu ketahui, guru harus sabar dalam mendidik siswa-siswi tanpa ada tindakan kekerasan fisik, itu yang penting. Kenapa? karena ada undang-undang yang melindungi anak,”tegasnya.

Alamsyah meminta kepada pemerintah, agar memperhatikan dan memberikan rasa nyaman bagi guru terhadap lingkungan kerjanya, mengingat masih ada fasilitas pendidikan terutama sekolah yang sudah tidak layak di gunakan dalam melangsungkan kegiatan belajar mengajar.

Alamsyah menekankan rehabilitasi sekolah khususnya pembangunan ruang belajar seperti, SDN unggulan 264 1 RKB yang telah dibongkar untuk segera diganti, karena anak-anak di sekolah tersebut kehilangan satu ruang belajar. Kemudian TK di SP 5 Mahalona agar dapat minimal dua ruangan kelas, karena sudah tujuh tahun mereka minta tapi belum diakomodir.

“Selama ini mereka hanya belajar dibalai terbuka milik UPTA mahalona, serta Rumah dinas Guru SDN 225 Karebbe Dimana kondisi bangunan perlu perbaikan,”jelasnya.

Facebook Comments Box

Read More

Tinjau Fasilitas Olahraga di Wasuponda, Bupati Irwan Instruksikan Pembenahan

3 June 2026 - 23:42 WITA

Kunjungi Korban Kebakaran di Angkona, Wabup Puspawati Berikan Bantuan dan Semangat

3 June 2026 - 05:47 WITA

Lomba Perahu Naga Sukses Digelar, Para Juara Dapat Hadiah Tambahan dari Bupati

3 June 2026 - 05:25 WITA

Trending on Lutim