Luwu Timur, Penalutim.com – PT Vale Indonesia Menjawab harapan Firman Udding, Anggota DPRD Luwu Timur, Komisi II, Fraksi PAN terkait keterbukaan kebutuhan Tenaga lokal di pembangunan smelter High Pressure Acid Leaching (HPAL) di Luwu Timur, oleh PT Vale Indonesia Tbk.
Sebelumnya, Fimran mengatakan bahwa Smelter HPAL di Sorowako merupakan bagian dari tiga proyek besar yang tengah digarap PT Vale di Indonesia, bersama dua proyek lainnya yaitu smelter HPAL di Pomalaa, Sulawesi Tenggara dan smelter nikel di Morowali, Sulawesi Tengah. Ketiga proyek ini diproyeksikan menyerap total sekitar 30 ribu tenaga kerja ketika rampung antara tahun 2026 hingga 2027. Hal ini disampaikan Firman Politisi PKS kepada Penalutim, Jumat (24/4/2025).
“Pihak PT Vale perlu membuka data kebutuhan tenaga kerja, baik terampil maupun non-terampil. Ini penting agar data dan penyiapan tenaga kerja bisa tepat sasaran dan berpihak kepada masyarakat serta pengusaha lokal,” ujar Firman, Jumat (25/4/2025).
PT Vale Indonesia, menanggapi hal tersebut melalui Vanda Kusumaningrum, Head of Corporate Communications PT Vale Indonesia Tbk.
Menurut Vanda, PT Vale berkomitmen untuk memaksimalkan pelibatan talenta lokal dan pengusaha lokal dalam proses perekrutan kami.
Kami percaya bahwa talenta lokal memiliki potensi besar untuk berkontribusi pada kesuksesan perusahaan.
Oleh karena itu, kata Vanda, kami berupaya untuk meningkatkan kesempatan kerja bagi talenta lokal dan pengusaha lokal melalui program-program perekrutan yang transparan dan adil.
“Hal tersebut tercermin dalam setiap prosesnya dilakukan secara bertahap dengan memberi kesempatan talenta lokal melamar posisi yang diinginkan,” jelas Vanda.
Vanda bilang, Proses perekrutan juga melibatkan pemerintah setempat dalam hal ini, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Luwu Timur.
“Terkait perekrutan pada proyek HPAL, perseroan sampaikan jika prosesnya perekrutan karyawan dilakukan sepenuhnya oleh Rekanan PT Vale yakni PT Huali bagian dari Huayou berkordinasi ke Pihak Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Luwu Timur, ” Paparnya kepada Penalutim, Jumat (9/5/2025)
Ketika Penalutim menanyakan terkait rencana program pelatihan peningakatan kapasitas tenaga kerja lokal. Vanda Menjawab, akan meberikan klarifikasi secepatnya. (Rm).






