Malili, Penalutim.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Timur akan melayangkan surat teguran kepada PT Vale Indonesia. Hal ini diungkapkan oleh Ketua DPRD Luwu Timur, Obert Datte saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) Gabungan Komisi DPRD Luwu Timur, Kamis (8/5/2025).
Langkah ini dilakukan oleh Lembaga DPRD Luwu Timur dipicu karena kekesalan atas sikap tidak hadirnya Departemen CMT (Community Management and Transformation) PT Vale dan kontraktor nasional mitra PT Vale dalam RDP tersebut.
DPRD Luwu Timur mengundang secara resmi CMT PT Vale dan Kontraktor Nasional Mitra PT Vale Indonesia sebagai tindak lanjut hasil rapat tanggal 28 April 2025 prihal program CSR Kontraktor Nasional yang bermitra dengan PT Vale Indonesia. Dalam undangan tersebut, Direktur CMT diundang untuk menghadiri RDP bersama mitra kontraktor nasional yang dilaksanakan di Ruang Banggar DPRD Luwu Timur dengan tema pelaksanaan CSR Kontraktor Nasional Mitra PT Vale, Kamis (8/5/2025).
Berdasarkan pantauan Penalutim. Sekitar dua jam, Puluhan Anggota DPRD perwakilan setiap komisi menunggu kehadiran Direktur CMT PT Vale namun tidak hadir. Yang hadir justru departemen PT Vale yang tidak diundang yakni perwakilan dari departemen Exsternal Relation PT Vale.
Sementara dari pihak kontraktor Nasional mitra PT Vale, yang hadir hanya satu kontraktor. Hingga rapat selesai sekitar jam empat soreh.
Hal inilah yang menyebabkan puluhan anggota DPRD Luwu Timur mengungkapkan kekesalnya. Ketua DPRD Luwu Timur mendengar hal tersebut, menyimpulkan akan melayangkan surat teguran ke PT Vale dan akan menjadwalkan rapat selanjutnya pada tanggal 14 Mei 2025 di Kantor DPRD Luwu Timur.
Obert Datte menegaskan bahwa kalau hal ini terjadi lagi pada jadwal yang telah ditentukan. Direktur CMT dan Mitra Kontraktor Nasional juga tidak hadir. Jangan salahkan 35 Anggota DPRD akan berdiri di gedung Putih plant site PT Vale.
“Anggota DPRD Luwu Timur ini adalah mantan aktivis. Jangan salahkan mereka kalau melakukan aksi demo di Gedung Putih PT Vale. Saya harap dampak miskomunikasi yang terjadi hari ini jangan terulang lagi,” Tegas Obert Datte (RM).






