Menu

Dark Mode
Tinjau Fasilitas Olahraga di Wasuponda, Bupati Irwan Instruksikan Pembenahan Kunjungi Korban Kebakaran di Angkona, Wabup Puspawati Berikan Bantuan dan Semangat Lomba Perahu Naga Sukses Digelar, Para Juara Dapat Hadiah Tambahan dari Bupati Luwu Timur Raih Opini WTP Ke-14, Bukti Tata Kelola Keuangan yang Sehat Sukses Terselenggara, Masyarakat Bahagia, Kadis Parmudora: Lomba Perahu Naga Akan Menjadi Event Tahunan Luwu Timur Tutup Road Race Bupati Cup II, Irwan Beri Apresiasi Tambahan dan Hadiah Khusus

Daerah

PT Vale Butuh Puluhan Ribu Tenaga Kerja, DPRD Tekankan Prioritaskan TK Lokal, Kades di Lutim Ikut Bersuara

badge-check


					Foto : fortuneidn.com Perbesar

Foto : fortuneidn.com

Malili, Penalutim.com – Pernyataan Anggota DPRD Luwu Timur terkait rencana pembangunan smelter baru PT Vale yang kabarnya membutuhkan puluhan ribu tenaga kerja, menjadi perbincangan publik. Pasalnya, anggota DPRD Luwu Timur yakni Firman Udding dari partai PKS tersebut menyuarakan prioritaskan pemberdayaan tenaga kerja lokal Luwu Timur dan menawarkan gagasan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pencari kerja siap pakai yang memiliki lisensi sesuai kebutuhan perusahaan.

Firman berharap ada sinergi nyata antara PT Vale, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan dalam merancang program peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal.

“Kalau ini tidak disiapkan dari sekarang, kita hanya akan menyaksikan orang lain datang bekerja, sementara masyarakat lokal terpinggirkan di kampungnya sendiri,” pungkasnya.

Ia mendorong pemerintah daerah agar menyusun kurikulum pendidikan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan industri. Program pelatihan bersertifikat harus segera dirancang dan diimplementasikan agar pemuda Luwu Timur memiliki daya saing tinggi dan siap menyambut peluang kerja.

Tidak hanya itu, Anggota Fraksi PAN DPRD Luwu Timur ini juga menekankan kepada PT Vale agar membuka secara transparan kebutuhan tenaga kerja yang dibutuhkan. Agar pemerintah daerah menyiapkan tenaga kerja yang dibutuhkan.

“Pihak PT Vale perlu membuka data kebutuhan tenaga kerja, baik terampil maupun non-terampil. Ini penting agar data dan penyiapan tenaga kerja bisa tepat sasaran dan berpihak kepada masyarakat serta pengusaha lokal,” ujar Firman, Jumat (25/4/2025).

Selain itu, Firman Udding anggota DPRD dari  Dapil Kecamatan Malili-Wasuponda ini juga mengingatkan kepala desa di Luwu Timur harus terlibat aktif menyiapkan tenaga kerja siap pakai sesuai kebutuhan perusahaan.

Firman mengatakan, pemerintah desa memegang peran awal yang sangat penting dalam proses ini.

“Harus dimulai dari desa. Pemerintah desa harus aktif mengidentifikasi potensi tenaga kerja lokal. Mana yang sudah siap kerja, mana yang perlu dilatih, itu harus jelas sejak sekarang,” tegasnya.

Menangapi hal tersebut, sejumlah kepala desa di Luwu Timur merespon baik aspirasi dan gagasan yang ditawarakan untuk pemberdayaan tenaga kerja lokal Luwu Timur oleh Firman.

“Kami ssebagai pemerintah desa sangat merespon baik pernyataan pak Firman,” Kata Kades Harapan, Mustakim, Minggu (27/4/2025).

Ketika Penalutim pertanyakan data pencari kerja baik yang skil maupun non skil. Mustakim mengatakan masih dalam proses mengidentifikasi hal tersebut.

“Iye sementara dan juga saya persiapkan anggaran untuk pelatihan perbaikan SDM,” Ungkap Mustakim.

Hal senada juga disampaikan Pj Kepala Desa Pasi-pasi, Sopyan Ibnu Hasim. Menurutnya, sangat perlu dilakukan pelatihan kerja yang bersertifikat untuk para pencari kerja lokal Luwu Timur.

“Memang sangat perlu hal tersebut membekali SDM para calon pekerja lokal yang akan diberdayakan,” harap Sopyan Ibnu Hasim.

Menurut Sopyan, pemerintah desa Pasi-pasi akan segera melakukan identifikasi para pencari kerja di desanya. Baik yang skil maupun yang non skil.

Pemerintah Desa Baruga, Kecamatan Malili mengapresiasi gagasan anggota DPRD dari Frkasi PAN tersebut.

“Tentunya saya selaku Pemerintah Desa Baruga sangat mengapresiasi hal tersebut,” Kata Kades Baruga, Irfan.

Menurutnya, berbicara terkait tenaga kerja lokal, tidak dipungkiri lagi bahwa lima Desa Pemberdayaan PT.Vale Indonesia yang ada di Kecamatan Malili ini, banyak memiliki tenaga skil yang siap pakai.

“Harapan kami kedepan, semoga dengan hadirnya perusahaan perusahaan tambang di Luwu Timur mampu menyerap tenaga kerja lokal di daerah ini dan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat yang adil dan merata,” Harapnya.

Irfan juga berharap, Khusus untuk tenaga non skil, ini juga butuh perhatian khusus dan sudah masuk dalam visi misi Bupati terpilh akan dibuatkan suatu wadah berupa balai latihan kerja ditingkat kecamatan.

Irfan mengaku belum memiliki data pencari kerja baik yang skil maupun yang non skil di desanya.

Skedar informasi terkait tanggapan pihak PT Vale dan Bupati Luwu Timur terkait pernyataan Firman Udding tersebut. Penalutim telah mengkonfirmasi melalui pesan Whatsaap, namun belum ada tanggapan.

Pihak PT Vale hanya mengatakan “Kami Cek dulu ya,” Ucap Suwarni tim Komunikasi PT Vale, Sabtu (26/4/2025). (Rm).

Facebook Comments Box

Read More

Tinjau Fasilitas Olahraga di Wasuponda, Bupati Irwan Instruksikan Pembenahan

3 June 2026 - 23:42 WITA

Kunjungi Korban Kebakaran di Angkona, Wabup Puspawati Berikan Bantuan dan Semangat

3 June 2026 - 05:47 WITA

Luwu Timur Raih Opini WTP Ke-14, Bukti Tata Kelola Keuangan yang Sehat

3 June 2026 - 04:12 WITA

Trending on Daerah