Menu

Dark Mode
Resmi Dilantik, JMSI Luwu Timur Komitmen Lawan Hoaks dan Kawal Pembangunan Sinergi Pusat-Daerah: Luwu Timur Siap Sukseskan Program Strategis Kelautan 34 Personel Polres Luwu Timur Naik Pangkat, Kapolres AKBP Ario Beri Pesan Penting PT CLM Salurkan Program PPM, Pembangunan Masjid Annisa Kembali Berlanjut Dukung ‘Lutim Juara’, Irwan Bachri Syam Perkuat Strategi Sanitasi LuwuTimur Genjot PAD, Pemkab Luwu Timur Perluas Digitalisasi dan Penerapan QRIS

Pena Hukum

Operasi Zebra 2024 Dimulai, Prioritaskan Ketertiban Lalu Lintas Jelang Pelantikan Presiden/Wakil Presiden Terpilih dan Pilkada Serentak 2024

badge-check


					Operasi Zebra 2024 Dimulai, Prioritaskan Ketertiban Lalu Lintas Jelang Pelantikan Presiden/Wakil Presiden Terpilih dan Pilkada Serentak 2024 Perbesar

Penalutim.com, Luwu Timur – Operasi Zebra 2024 resmi digelar hari ini di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Luwu Timur. Operasi yang berlangsung selama dua pekan ini akan berakhir pada 27 Oktober 2024. Tujuan utama pelaksanaan Operasi Zebra tahun ini adalah untuk menciptakan suasana keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif menjelang Pilkada Serentak Tahun 2024.

Operasi Zebra diawali dengan Apel Gelar Pasukan yang dilaksanakan di lapangan apel Polres Luwu Timur, Senin (14/10). Apel gelar oasukan dipimpin oleh Kapolres Luwu Timur, AKBP Zulkarnain. Apel tersebut dihadiri oleh PJ Bupati Luwu Timur, unsur Forkopimda, dan melibatkan personel dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, serta Senkom Polri.

Dalam amanatnya yang dibacakan oleh AKBP Zulkarnain, Kapolda Sulawesi Selatan menegaskan pentingnya operasi ini dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan tertib, terutama menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih serta pelaksanaan Pilkada serentak 2024. “Cara bertindak dalam operasi ini dilakukan dengan simpatik, profesional, selektif prioritas, ramah, sopan, tegas, dan terukur,” ungkap AKBP Zulkarnain.

Operasi ini akan mengutamakan kegiatan edukatif, persuasif, dan humanis, didukung oleh penegakan hukum elektronik, baik statis maupun mobile, untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. Beberapa jenis pelanggaran yang menjadi fokus utama dalam Operasi Zebra 2024 meliputi:

  1. Pengemudi atau pengendara yang menggunakan ponsel saat berkendara.
  2. Pengemudi yang tidak menggunakan sabuk pengaman.
  3. Pengendara di bawah umur.
  4. Pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu orang.
  5. Pengendara yang tidak menggunakan helm standar dan menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi.
  6. Pengemudi yang berada di bawah pengaruh alkohol.
  7. Pelanggaran melawan arus (contra flow).
  8.  Kendaraan dengan over dimensi/over loading dan TNKB yang tidak sesuai spesifikasi.

Dengan pelaksanaan Operasi Zebra 2024, diharapkan situasi lalu lintas dapat terkendali dan aman, menciptakan kondisi yang mendukung suksesnya Pilkada Damai tahun 2024 di Luwu Timur (***).

Facebook Comments Box

Read More

Kejaksaan Musnakan Ribuan Butir Obat Terlarang di Lutim, Sekda Beri Apresiasi!

22 May 2026 - 03:52 WITA

Ciptakan Pandu Juara Tertib dan Transparan, Dinas PMD Ajak Kajari Berikan Pendampingan Hukum

20 May 2026 - 02:03 WITA

Disparmudora dan Polres Lutim Berkolaborasi dalam Program Binlat Calon Anggota Polri 2026

13 May 2026 - 01:18 WITA

Trending on Daerah