Menu

Dark Mode
Tinjau Fasilitas Olahraga di Wasuponda, Bupati Irwan Instruksikan Pembenahan Kunjungi Korban Kebakaran di Angkona, Wabup Puspawati Berikan Bantuan dan Semangat Lomba Perahu Naga Sukses Digelar, Para Juara Dapat Hadiah Tambahan dari Bupati Luwu Timur Raih Opini WTP Ke-14, Bukti Tata Kelola Keuangan yang Sehat Sukses Terselenggara, Masyarakat Bahagia, Kadis Parmudora: Lomba Perahu Naga Akan Menjadi Event Tahunan Luwu Timur Tutup Road Race Bupati Cup II, Irwan Beri Apresiasi Tambahan dan Hadiah Khusus

Pena Ekonomi

Mama Pandi : Berjualan di Bulan Ramadhan, Keuntungannya Alhamdulillah

badge-check


					Mama Pandi : Berjualan di Bulan Ramadhan, Keuntungannya Alhamdulillah Perbesar

Penalutim.com. Luwu Timur – Tiap kali bulan Ramadhan, tak jarang kita menemukan para penjual ta’jil (menu berbuka puasa) yang berjualan di pinggiran jalan. Tentunya aktifitas tersebut sudah menjadi rutinitas beberapa masyarakat ketika di bulan Ramadhan.

Para penjual ta’jil ini mulai berjualan di sore hari yakni menjelang waktu berbuka puasa. Jenis ta’jil yang diperjual belikan sangat bervariasi, seperti es buah, es cendol, es teler, es pisang ijo dan lain sebagainya. Dengan adanya penjual ta’jil ini, secara tidak langsung dapat membantu masyarakat yang tidak memiliki waktu untuk menyediakan ta’jil untuk berbuka puasa. Selain itu, aktifitas ini juga dapat memberikan penghasilan tambahan bagi para pedagang ta’jil.

Menurut mama Pandi salah satu pedagang ta’jil di Malili, setiap Ramadhan dirinya sudah sering berjualan ta’jil. Alhamdulillah, keuntungannya bisa buat nambah-nambah kebutuhan dirumah. (19/04/2021)

“Setiap Ramadhan saya jualan begini (ta’jil). Kadang saya jual gorengan, kadang juga yang dingin-dingin kayak pisjo, cendol, dan es buah,” ucapnya.

“Memang banyak sekali yang jualan ta’jil, macam-macam juga dia jual, baru hampir disetiap tempat ada yang berjualan, tapi kalau rejeki itu tidak kemana ji, ada-ada saja yang datang membeli,” tambahnya.

Lanjutnya, bagus memang kalau pemerintah buatkan fasilitas berjualan seperti kampung ramadhan di setiap desa. Jadi disitu semua orang datang membeli, tidak terpencar-pencar ki. Tapi itu ji lagi, kondisi sekarang masih ada Covid-19, jadi masih dilarang buat perkumpulan masyarakat, tandasnya.

 

Penulis : Hafid

Editor : Redaksi

Foto : Ayu

Facebook Comments Box

Read More

Hadiri Peresmian KDKMP Wabup Puspawati Tegaskan Pengelolaan Secara Profesional, Transparan, dan Akuntabel

16 May 2026 - 23:29 WITA

Resmikan Kantor Baru Kejari Lutim, Kajati Sulsel Apresiasi Kolaborasi Pemkab dan Kejaksaan Dorong Kemajuan Daerah

12 May 2026 - 14:42 WITA

Melalui Pelatihan Vokasional Ketua Dekranasda Lutim Dorong Inovasi Anyaman Serat Alam

12 May 2026 - 05:26 WITA

Trending on Daerah