Menu

Dark Mode
Resmi Diluncurkan, Layanan 112 Siap Membantu Masyarakat Luwu Timur Jalin Silaturahmi dan Rakor, TP PKK Sulsel dan Lutim Bahas Persiapan Pameran Dekranasda 2026   Resmi Ditutup, Wabup Puspawati Harap FSM Jadi Ikon Pariwisata Unggulan Luwu Timur Fani Sabrina Terima Satu Unit Motor di Acara Tabligh Akbar, Bentuk Realisasi Janji Bupati Irwan Tinjau Langsung Lokasi Kebakaran Maliwowo, Bupati Irwan Instruksikan Pembenahan Rumah Korban Dipercepat Kisah Inspiratif Warnai Penyerahan SK 814 PNS Lutim, Bupati Irwan : Kesempatan Terbuka Bagi Mereka yang Berusaha

Daerah

Tetap Pertahankan Nilai Lokal, Bupati Irwan Ajak Guru Tingkatkan Metode Pembelajaran AI

badge-check


					Tetap Pertahankan Nilai Lokal, Bupati Irwan Ajak Guru Tingkatkan Metode Pembelajaran AI Perbesar

Sorowako, Penalutim.com – ‎Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, secara resmi membuka Seminar dan Workshop Nasional yang digelar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Luwu Timur di Gedung Matano Player, Sorowako, Kecamatan Nuha, Rabu (06/05/2026).

‎Kegiatan yang berlangsung selama dua hari (6-7 Mei 2026) ini mengangkat tema “Transformasi dan Inovasi Pembelajaran Berbasis Teknologi AI untuk Generasi Berkarakter Unggul di Era Revolusi Industri 5.0”.

Acara tersebut turut dihadiri langsung oleh Ketua Umum PB PGRI, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, dan Ketua PGRI Sulawesi Selatan, Prof. Dr. H. Hasnawi Haris.

‎Dalam sambutannya, Bupati Irwan menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pembentukan integritas dan akhlak mulia di era disrupsi teknologi.

‎”Pemerintah daerah berkomitmen membantu anak-anak Luwu Timur bersekolah karena kami percaya pendidikan bertujuan mencetak generasi cerdas yang memiliki karakter kuat untuk menghadapi tantangan zaman dengan bijak,” ujar Irwan.

‎Irwan berharap para guru dapat memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan kompetensi dalam menghadirkan metode pembelajaran yang adaptif terhadap teknologi Kecerdasan Buatan (AI), tanpa meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal.

‎Ia juga meminta pengurus PGRI memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah guna memastikan kebijakan pendidikan berjalan efektif di lapangan.

‎Sementara itu, Ketua Umum PB PGRI, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, mendorong para pendidik untuk bersikap asertif dan terus meningkatkan kualitas diri agar tetap relevan di tengah perubahan teknologi yang masif.

‎Senada dengan hal tersebut, Ketua PGRI Sulsel, Prof. Dr. H. Hasnawi Haris menilai seminar ini sebagai ruang krusial bagi guru untuk berdiskusi sekaligus menyalurkan aspirasi profesi.

‎Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua II PGRI Sulsel beserta rombongan; Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII; Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur, Yusuf Pombatu; Wakapolres Luwu Timur, Kompol Hajriadi; Ketua PGRI Luwu Timur, H. Sunarto; Ketua PGRI dari wilayah Luwu Utara, Luwu, dan Palopo; Perwakilan Direktur External PT Vale Indonesia; serta Camat Nuha, Arief Fadillah Amier.

‎Seminar ini diikuti oleh seluruh perwakilan anggota PGRI se-Kabupaten Luwu Timur sebagai upaya mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan daerah, serta memperkuat peran guru dalam mencetak generasi unggul. (fir/ikp-humas/kominfo-sp)

Facebook Comments Box

Read More

Resmi Diluncurkan, Layanan 112 Siap Membantu Masyarakat Luwu Timur

8 June 2026 - 13:15 WITA

Jalin Silaturahmi dan Rakor, TP PKK Sulsel dan Lutim Bahas Persiapan Pameran Dekranasda 2026  

8 June 2026 - 13:10 WITA

Resmi Ditutup, Wabup Puspawati Harap FSM Jadi Ikon Pariwisata Unggulan Luwu Timur

7 June 2026 - 09:31 WITA

Trending on Daerah