Menu

Dark Mode
Taekwondo Lutim Sabet Juara Umum di Ajang Battle Of The Maestro Championship Terbukti Lulusan LPKS PT Luwu Timur Skill Center Diincar Perusahaan, ini 10 Posisi Kerjanya PT IHIP Akan Segera Operasi, Pemdes Tampinna Biayai Warganya Kursus Alat Berat di LPKS PT Luwu Timur Skill Center ‎1300 Peserta Latber Trail Adventure Pesona Srikandi 2, Siap Taklukkan Rute Mangkutana Perkuat Ketahanan Pangan, Pj Sekda Lutim bersama Kapolres Tanam Jagung di Margolembo Turnamen Bupati Legend Cup I Perkuat Solidaritas Pemain Senior

Lifestyle

Refleksi Berdirinya Asosiasi Musisi Lutim Tahun 2025 dan Proyeksi Eksistensi Tahun 2026

badge-check


					Refleksi Berdirinya Asosiasi Musisi Lutim Tahun 2025 dan Proyeksi Eksistensi Tahun 2026 Perbesar

Luwu Timur, Penalutim.com – Refleksi Asosiasi Musisi Luwu Timur (AMLT) tahun 2025 dan proyeksi Asosiasi Musisi Luwu Timur tahun 2026.

Releksi Asosiasi Musisi Luwu Timur tahun 2025

Ketua AMLT, Risal Mujur menjelaskan sejarah terbentuknya Asosiasi Musisi Luwu Timur, “Awalnya organisasi ini atau perkumpulan musisi ini hanya untuk Musisi di 4 Wilayah kecamatan yakni, Malili, Wasuponda, Towuti dan Nuha yang disebut Komunitas Musisi 4 Wilayah (KM4W). Terbentuk pada musyawarah Besar (Mubes), Sabtu, tanggal 15 Juli 2023 di Wasuponda,” jelas Mujur.

Refleksi Berdirinya Asosiasi Musisi Lutim Tahun 2025 dan Proyeksi Eksistensi Tahun 2026

Pada Mubes pertama KM4W, Yayat terpilih menjadi ketua dan memipin komunitas musisi 4 Wilayah tersebut selama  2 tahun, dari tahun 2023-2025. Masa kepengurusan KM4W Periode pertama telah habis. Selanjutnya digelar Mubes II di Sorowako pada Sabtu tanggal 12 Juli 2025. Pada Mubes II tersebut, Risal Mujur terpilih menjadi ketua KM4W dan dikuhkukan oleh Andi Tabacina, Kepala Dinas Pariwisata kepemudaan dan Olahraga  Pemerintah daerah Kabupaten Luwu Timur.

Asosiasi Musisi Luwu Timur

Ramli atau yang akrap dikenal Kelu merupakan penggagas KM4W menerima masukan dari Bupati Luwu Timur, agar KM4W melebarkan sayapnya ke Suluruh wilayah kecamatan yang ada di Kabupaten Luwu Timur. Dari sinilah Asosiasi Musisi Luwu Timur mulai dibentuk.

“Beberapa hari setelah acara Live Musik di Taman Iniaku suskses. Saya ditelpon saudara Kelu agar KM4W ini juga melibatkan teman-teman musisi yang ada di 11 kecamatan Kabupaten Luwu Timur. Dalam waktu singkat, KM4W melaksanakan Musyawarah Luar Biasa (Muslub) yang diikuti perwakilan Musisi dari 11 Kecamatan dan bersepakat bersatu dalam Asosiasi Musisi Luwu Timur (AMLT),” Terang Mujur.

Asosiasi Musisi Luwu Timur

AMLT adalah Wadah perkumpulan komunitas musisi dari 11 Kecamatan di Kabupten Luwu Timur. Selain itu,  AMLT  juga merupakan wadah pemersatu komunitas Musisi Luwu Timur dengan tagline “Harmoni dalam Nada, Sinergi dalam Kreasi Menuju Luwu Timur Maju dan Sejahtera”. Resmi berdiri pada tanggal 12 Juli 2025 tercatat dalam akte notaris AMLT dan terdaftar di Kesbangpol pada tanggal 17 Juli 2025.

Di momentum perayaan hari kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ke80 Tahun,  Bupati Luwu Timur, H.Irwan Bachri Syam serahkan Surat Keterangan (SK) kepada Asosiasi Musisi Luwu Timur (AMLT) di acara Pagelaran Musik Luwu Timur Juara di Lapangan Pendidikan, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Senin (18/8/2025).

Asosiasi Musisi Luwu Timur

Meski masih terbilang orginasisasi yang baru saja lahir. AMLT telah melaksanakan sejumlah program event berkolaborasi dengan pemda Lutim dan PT Vale, pelaku UMKM dan sejumlah komunitas di Luwu Timur.

Selain itu, juga telah melaksanakaan peningkatan kapasitas melalui Bimingan Teknis Musisi di bidang Soundman. Tidak hanya itu, AMLT juga telah berhasil mendorong sejumlah komunitas di bawah naungan AMLT memiliki Legalitas resmi dari pemda Lutim. Dan terakhir di tahun 2025 ini, AMLT berhasil mendapatkan donasi pengadaan Alat Musik dari PT Vale Indonesia sebesar Rp. 120.000.000. Anggaran ini akan digunakan membeli Alat Musik yang akan diserahkan kepada tiga komunitas musisi yang ada di bawah naungan AMLT di tiga kecamatan.

Asosiasi Musisi Luwu Timur

“Alhamdulillah, PT Vale Indonesia komitmen mensupport program pengadaan alat musik AMLT di tahun 2025 ini. Program pengadaan alat musik ini insya Allah berkelanjutan sampai semua komunitas musisi yang di bawah naungan AMLT menerima semua. Untuk tahap ini, dana dari PT Vale Indonesia tersebut akan kita belikan alat musik untuk tiga komunitas musisi di tiga wilayah kecamatan Luwu Timur yang telah memenuhi syarat. Sebagaimana syarat yang telah disampaikan AMLT kepada seluruh komunitas musisi di sebelas kecamatan yang ada di bawah naungan AMLT. Alat musik tersebut akan kita serahkan di awal tahun 2026, insya Allah paling cepat Januari 2026,” Tutur Risal Mujur.

Usai menyampaikan hal tersebut, Risal mujur menyampaikan proyeksi program AMLT yang insya Allah akan dilaksanakan dengan konsep koloborasi bersama semua pihak. Khususnya Pemda Lutim dan pihak swasta yang ada di Luwu Timur, seperti PT Vale beserta kontraktornya, PT CLM beserta kontraktornya, PT PUL, PT IHIP, HLNI, PT POMO, dan lain sebagainya. Pun juga para OKP,  UMKM, insan pers dan lain sebagainya.

“Semoga program ini mendapatkan support dan mitra kolaborasi melaksanakannya. Sebab, tanpa dukungan dan kolaborasi dari pihak terkait. Program ini tentu sulit untuk dilaksanakan,” Harapnya.

 

Proyeksi Asosiasi Musisi Luwu Timur tahun 2026

Adapun program tahun 2026 AMLT yang dibuat sebagai kalender Event AMLT tahun 2026, adalah :

Bulan Januari 2026 : Opening Year Concert “Harmoni Luwu Timur”. Pembukaan tahun baru AMLT dengan konser lintas genre dan kolaborasi band lokal. Selain konser pembukaan tahun, dilakukan penyerahan Alat Musik untuk meningkatkan fasilitas dan mendukung aktivitas musisi AMLT sepanjang tahun.

Bulan Februari : Studi Wawasan Bersama Band Papan Atas (Dewa 19, Slank, dll). Kegiatan studi wawasan dan inspirasi musik bersama band papan atas Indonesia.

Bulan Maret :Pentas Musik Amal “Nada untuk Sesama”. Penggalangan dana bagi masyarakat kurang mampu melalui konser amal.

Bulan April : Festival Band Pelajar Luwu Timur. Ajang kompetisi band pelajar tingkat kabupaten.

Bulan Mei : Kelas Vokal & Coaching Clinic. Pembinaan teknik vokal dan performa panggung oleh mentor profesional.

Bulan Juni : Pagelaran Musik Tradisional & Modern. Kolaborasi musik lokal (gambus, gendang, dll) dengan band modern.

Bulan Juli : HUT AMLT. Perayaan hari ulang tahun AMLT dengan konser dan penghargaan anggota.

Bulan Agustus : Konser Kemerdekaan “Nada Merah Putih”. Konser tematik memperingati HUT RI ke-81.

Bulan September : Festival Musik se-Indonesia. Ajang festival musik nasional yang menghadirkan musisi dari berbagai daerah Indonesia.

Bulan Oktober : Pelatihan Sound Engineering & Lighting. Edukasi teknis tata suara dan pencahayaan panggung.

Bulan November : Konser Kolaborasi “Suara dari Timur”. Kolaborasi musisi lintas genre dan lintas generasi.

Bulan Desember : AMLT Award & Closing Year Celebration.  Malam penghargaan kepada Pengurus dan Anggota  AMLT dan penutupan tahun  2026. (***)

Facebook Comments Box

Read More

Pemilik Tanaman di Kawasan PSN Lampia : Tidak Ada yang Menolak PT IHIP, Bupati Beri Waktu 3 Hari Kawasan Industri Harus Dikosongkan

15 January 2026 - 16:06 WITA

Pemilik Tanaman di Kawasan PSN Lampia : Tidak Ada yang Menolak PT IHIP, Bupati Beri Waktu 3 Hari Kawasan Industri Harus Dikosongkan

Bapenda Lutim Terima Kunjungan Studi Tiru Pemkab Kolaka Terkait Pajak MBLB

15 January 2026 - 06:03 WITA

Dalam rangka Benchmarking Optimalisasi pendapatan daerah, maka Pemerintah Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara melakukan kunjungan studi tiru di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Luwu Timur, Kamis (16/1/2026). Rombongan diterima di Aula Bapenda Luwu Timur oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Aini Endis Anrika didampingi Plt. Kepala Bapenda Lutim, Muhammad Yusri bersama Sekban Hasbianto Baharuddin, Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Pendapatan Daerah, Chaeruddin Arfah, dan Kepala Bidang lainnya. Sementara rombongan Kabupaten Kolaka dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Agus Salim, didampingi Kepala Bapenda Kabupaten Kolaka, Muhammad Ridha Tahrir. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari sistem, mekanisme, serta strategi pemungutan Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), termasuk potensi pajak lainnya yang bersumber dari PT. Vale Indonesia, Tbk, yang selama ini dikelola oleh Bapenda Kabupaten Luwu Timur. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Luwu Timur, Aini Endis Anrika, menyambut baik kunjungan studi tiru dari Pemerintah Kabupaten Kolaka. “Selamat datang Bapak dan Ibu di Lutim, semoga melalui kegiatan benchmarking ini dapat terjalin sinergi dan pertukaran informasi yang konstruktif dalam upaya optimalisasi pendapatan daerah,” sambut Endis. Kabid Perencanaan dan Pengembangan Pendapatan Daerah Bapenda Lutim, Chaeruddin Arfah menjelaskan bahwa, kontribusi Pajak MBLB terhadap pendapatan daerah Kabupaten Luwu Timur dalam lima tahun terakhir menunjukkan angka yang cukup signifikan. “Rata-rata kontribusi Pajak MBLB terhadap pendapatan daerah Kabupaten Luwu Timur dalam lima tahun terakhir mencapai 7,63 persen,” jelas Chaeruddin. Chaeruddin juga menambahkan, sistem pembayaran Pajak MBLB di Kabupaten Luwu Timur kini telah sepenuhnya non-tunai. “Pemungutan pajak tidak lagi menggunakan pembayaran secara tunai (cash), melainkan telah menerapkan sistem pembayaran digital melalui QRIS MBLB. Adapun tarif Pajak MBLB yang diterapkan sebesar 20 persen,” ungkap Chaeruddin. Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Kolaka, Agus Salim, menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam berbagi pengalaman dan praktik baik pengelolaan pendapatan daerah. “Kami datang ke Kabupaten Luwu Timur untuk belajar dan melihat langsung sistem pengelolaan Pajak MBLB yang dinilai berhasil. Harapannya, hasil studi tiru ini dapat kami adaptasi dan terapkan di Kabupaten Kolaka guna meningkatkan pendapatan daerah,” jelas Agus Salim. (bkr/ikp-humas/kominfo-sp)

Bupati Irwan Kukuhkan Pengurus LPTQ Luwu Timur Periode 2025–2030

15 January 2026 - 06:02 WITA

Bupati Irwan Kukuhkan Pengurus LPTQ Luwu Timur Periode 2025–2030
Trending on Lutim