Malili, Penalutim.com – Setelah menerima materi teori selama dua minggu di dalam kelas, Peserta angkatan pertama Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS), PT.Luwu Timur Skill Center kini dilatih mengoperasikan langsung alat berat di lokasi praktek, desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Kamis (20/11/2025).
Di hari pertama praktek langsung mengoperasikan alat berat yakni Excavator dan Dumtruk. Momentum inilah yang dinanti-nanti oleh peserta.
Peserta angkatan pertama, Ahmad Syafriansyah pemuda ini berasal dari Manukuari, Papua Barat mengungkapkan kesan dan harapanya.
“Pertama kali mengoperasikan Excavator, awalnya saya gugup. Tapi saya suda mulai membiasakan diri agar bisa lancar,” ucap Ahmad Syafriansyah.
Menurutnya, Materinya mudah diserap dan pengajarnya juga bagus ditemenani komunikasi sehingga materi yang disampaikan kepada kami, mudah kami pahami.
“Harapan saya, ketika saya keluar dari Luwu Timur Skill Center, saya suda bisa menguasai atau lancar mengoperasikan Excavator sehingga saya bisa mendapatkan pekerjaan dengan cepat,” Harap Ahmad Syafriansyah.
Hal senada juga disampaikan oleh Amiruddin, peserta angkatan pertama ini mengungkapkan alasannya membekali dirinya agar memiliki skill atau kompetensi yang profesioanal dan siap kerja di PT Luwu Timur Skill Center.
“Saya kursus di sini, karena saya tulang punggung keluaraga. Olehnya itu, saya harus membekali diri saya, agar bisa mendapatkan kerja sesuai skill saya. Apalagi kedepan di Malili, Luwu Timur ini akan menjadi kawasan Industri dan akan menerima ribuan tenaga kerja. Saya tidak ingin menjadi penonton. Saya mengajak seluruh warga Luwu Timur untuk mempersiapkan diri dengan skill menyambut perusahaan besar yang akan beroperasi di Kawasan Industri Malili,” Tutur Amir.
Amir yang berasal dari Desa Puncak Indah Malili ini mengatakan kursus di PT Luwu Timur Skill Center, ia bersama angkatannya belajar materi selama dua Minggu. Setelah itu, praktek langsung operasikan Excavator dan Dum truk.
“Jadi kami kursus di sini selama dua bulan. 2 Minggu belajar teori selama dua Minggu dalam kelas dan selebihnya praktek langsung operasikan alat berat. Ketika kami lulus dari sini, kami diberikan pengalaman kerja, SIO dan SIM B2. Insya Allah dengan bekal ini, kami siap kerja di tambang,” Jelas Amir.
Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Penalutim. Saat ini telah berlangsung sejumlah perusahaan mitra PT Vale Indonesia membuka lowongan kerja operator Excavator dan Dum Truk 10 Roda. Selain, itu Penalutim juga menerima informasi dikabarkan bahwa Kawasan Industri Malili tidak lama lagi akan operasi. Salah satu perusahaan yang telah memaparkan rencana kebutuhan tenaga kerja yakni PT IHIP.
PT IHIP beberapa waktu lalu menyampaikan pihaknya di tahap pertama akan membutuhkan 17 ribu sekian tenaga kerja.
Langkah menyiapkan diri dengan membekali kompetensi sesuai kebutuhan perusahaan dengan mengikuti pelatihan kerja sperti di Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) PT Luwu Timur Skill Center adalah langkah yang tepat dilakukan oleh calon pencari kerja khususnya pemuda dan pemudi warga lokal Luwu Timur. (Rm)













