Malili, Penalutim.com – Komisi II DPRD kabupaten Luwu Timur, melakukan kunjungan kerja ke PT.Pertamina Patra Niaga perwakilan Sulawesi Selatan di Makassar, Kamis (25/9/2025).
PT Pertamina Patra Niaga memastikan suplai Bahan Bakar Minyak Ke Kabupaten Luwu Timur aman karena pasokan minyak sudah berjalan normal. Pihak pertamina meminta pemerintah daerah dan kepolisian memperkuat pengawasan di SPBU.
Demikian kata Sukasman ketua Komisi II DPRD Luwu Timur saat dikonfirmasi, Kamis (25/09/2025). Usai melakukan pertemuan dengan Manajemen PT Pertamina Patra Niaga bersama Depo Karang – Karangan Bua, terkait kelangkaan BBM di Lutim.
Pertemuan ini melibatkan Wakapolres Luwu Timur, Kadis Koperindag, dan anggota Komisi II DPRD Lutim.
Ketua Komisi II DPRD Luwu Timur, Sukasman kepada Penalutim, Sabtu, (27/9/2025) mengatakan, kunker PT Pertamina Patra Niaga ini untuk berkonsultasi dan membicarakan kondisi Bahan Bakar Minyak BBM, jenis solar dan pertalite yang beberapa minggu terakhir mengalami kelangkaan akibat adanya pengurangan stok.
“Dalam pembicaraan yang kami lakukan dengan, PT. Pertamina Patra Niaga terungkap faktor penyebab kelangkaan BBM, di karena adanya keterlambatan pasokan BBM yang masuk ke wilayah Luwu Timur,”ungkapnya.
Lebih lanjut, Sukasman menjelaskan, selain itu masih adanya kelemahan dalam hal pengawasan, sehingga mempengaruhi distribusi BBM ke masyarakat.
”Kita bersyukur, setidaknya sudah ada gambaran terkait permasalahan dan solusi mengatasi kelangkaan BBM di Kabupaten Luwu Timur,” Ujar Sukasman.
Sementara itu Kepala Dinas Koperindag UKM Luwu Timur, Senfri Oktavianus, yang mengikuti rapat tersebut kepada media ini melalui via WhatsApp mengatakan, salah satu poin yang ditekanka dalam rapat tersebut adalah memperkuat fungsi pengawasan.
Kata Senfri, Pihak operator di setiap SPBU juga perlu di kontrol dalam menjual BBM ke masyarakat, selain itu sistem barkot yang diterapkan saat ini harus ditingkatkan lagi aplikasinya, sehingga jika ada pembelian yang berulang – ulang dalam kurun waktu yang sangat dekat sistem bisa menolaknya.
” Inilah salah satu cara untuk mengatasi palansir dan pembelian BBM secara ilegal di SPBU. ” Tutup Senfri.






