Menu

Dark Mode
Tinjau Fasilitas Olahraga di Wasuponda, Bupati Irwan Instruksikan Pembenahan Kunjungi Korban Kebakaran di Angkona, Wabup Puspawati Berikan Bantuan dan Semangat Lomba Perahu Naga Sukses Digelar, Para Juara Dapat Hadiah Tambahan dari Bupati Luwu Timur Raih Opini WTP Ke-14, Bukti Tata Kelola Keuangan yang Sehat Sukses Terselenggara, Masyarakat Bahagia, Kadis Parmudora: Lomba Perahu Naga Akan Menjadi Event Tahunan Luwu Timur Tutup Road Race Bupati Cup II, Irwan Beri Apresiasi Tambahan dan Hadiah Khusus

Business

Enam Desa Terdampak Pipa Bocor, Bupati Luwu Timur : PT Vale Siap Bertanggung Jawab

badge-check


					Enam Desa Terdampak Pipa Bocor, Bupati Luwu Timur : PT Vale Siap Bertanggung Jawab Perbesar

Towuti, Penalutim.com – PT Vale Indonesia Tbk, siap dan bertanggung jawab, berkomitmen menyelesaikan apa yang menjadi saran, masukan, dan kesepakatan dari rapat kita. Kita harus pastikan masyarakat terdampak pipa minyak bocor milik PT Vale mendapat solusi konkret sesuai kebutuhan mereka. Hal ini diucapkan Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam di Kantor Bupati Luwu Timur, Selasa (2/9/2025).

“Penanganan akan dibagi ke dalam tiga tahap – jangka pendek, menengah, dan panjang – dengan peta klasifikasi kerusakan sebagai dasar prioritas pemulihan. Pendekatan ini, memberikan arah yang lebih jelas bagi masyarakat terdampak, sekaligus memastikan transparansi dalam setiap langkah,” Ucap Bupati Luwu Timur.

Sementara itu, PT Vale dalam rilisnya, Rabu (3/9/2025) mengungkapkan di lapangan, progres mulai terlihat. Pembersihan di enam desa terdampak – Lioka, Langkea Raya, Baruga, Wawondula, Matompi, dan Timampu – menunjukkan hasil nyata. Sungai-sungai yang sebelumnya tertutup lapisan minyak kini berangsur jernih, lahan pertanian mulai ditangani, dan empang masyarakat telah masuk dalam daftar pemulihan. Ratusan warga bersama pekerja PT Vale dan aparat terkait bekerja setiap hari, memastikan pemulihan menyentuh aspek lingkungan maupun sosial.

Wendi, karyawan PT Vale yang sejak hari pertama bertugas di lokasi, menggambarkan perbaikan yang ia saksikan langsung. “Tadi malam saya bertugas, dan kondisi air sudah mulai jernih. Hanya tersisa lapisan tipis yang terus kami bersihkan sesuai prosedur,” jelasnya.

Perubahan juga dirasakan masyarakat. Arifin, nelayan dari Desa Timampu, menuturkan, “Alhamdulillah, karena usaha PT Vale dan tim, sekarang sudah tidak ada lapisan minyak yang kelihatan di Danau Towuti. Kalau disentuh baru terasa tipis di telapak tangan,” tutur Arifin.

Bagi PT Vale, progres ini adalah hasil dari kolaborasi yang erat dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Head of External Relations PT Vale, Endra Kusuma, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mengikuti arahan pemerintah.

“Pendekatan klasifikasi dan pemetaan yang diarahkan Bupati adalah langkah strategis agar pemulihan berjalan cepat, terukur, dan transparan. Komitmen kami adalah menghadirkan solusi yang tidak hanya menjawab kebutuhan mendesak, tetapi juga memastikan pemulihan berkelanjutan dan berkeadilan bagi masyarakat Towuti,” pungkasnya.

Langkah lanjutan kini difokuskan pada investigasi lanjutan, pembersihan tanah terkontaminasi, pemasangan papan informasi di titik terdampak, serta laporan harian progres pemulihan yang diawasi langsung oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Luwu Timur.

Di hari ke-12 pemulihan Towuti menandai transisi penting: dari respon darurat menuju pemulihan yang lebih sistematis. Dengan kepemimpinan pemerintah daerah, keterlibatan aktif masyarakat, dan dukungan PT Vale, pemulihan Towuti diarahkan bukan hanya untuk menjawab kebutuhan mendesak, tetapi juga untuk memberikan kepastian jangka panjang bagi warga terdampak. (*)

Facebook Comments Box

Read More

Hadiri Peresmian KDKMP Wabup Puspawati Tegaskan Pengelolaan Secara Profesional, Transparan, dan Akuntabel

16 May 2026 - 23:29 WITA

Resmikan Kantor Baru Kejari Lutim, Kajati Sulsel Apresiasi Kolaborasi Pemkab dan Kejaksaan Dorong Kemajuan Daerah

12 May 2026 - 14:42 WITA

Melalui Pelatihan Vokasional Ketua Dekranasda Lutim Dorong Inovasi Anyaman Serat Alam

12 May 2026 - 05:26 WITA

Trending on Daerah