Menu

Dark Mode
Resmi Dilantik, JMSI Luwu Timur Komitmen Lawan Hoaks dan Kawal Pembangunan Sinergi Pusat-Daerah: Luwu Timur Siap Sukseskan Program Strategis Kelautan 34 Personel Polres Luwu Timur Naik Pangkat, Kapolres AKBP Ario Beri Pesan Penting PT CLM Salurkan Program PPM, Pembangunan Masjid Annisa Kembali Berlanjut Dukung ‘Lutim Juara’, Irwan Bachri Syam Perkuat Strategi Sanitasi LuwuTimur Genjot PAD, Pemkab Luwu Timur Perluas Digitalisasi dan Penerapan QRIS

Pena Politik

DPRD Luwu Timur Bentuk Tim Perjuangkan 208 Upah Jasa jadi PKK

badge-check


					DPRD Luwu Timur Bentuk Tim Perjuangkan 208 Upah Jasa jadi PKK Perbesar

Malili, Penalutim.com – Komisi I DPRD Luwu Timur, bersama Pemerintah Daerah akan membentuk tim dalam rangka memperjuangankan Tenaga Non ASN/Upah Jasa yang tidak diakomodir dalam Pengadaan PPPPK Tahun 2025.

Hal ini merupakan salah satu rekomendasi Komisi I DPRD dalam rapat dengar pendapat setelah menindaklanjuti aspirasi dari aliansi tenaga kesehatan kabupaten Luwu Timur, Selasa (26/08/2025).

“Dengan adanya surat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Nomor : B/3832/M.SM.01.00/2025 tentang Pengusulan PPPK Paruh waktu, kami dari tenaga kesehatan dianggap tidak memenuhi kriteria untuk diusulkan menjadi PPPK Paruh Waktu karena mengikuti seleksi CPNS namun tidak lulus,” Ungkap Koordinator salah satu perwakilan Aliansi Tenaga Kesehatan, Kadang Muhlisa.

Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, Kinerja dan Informasi kepegawaian, Andi Irfan Saputra menjelaskan bahwa ada 208 (dua ratus delapan) Tenaga ASN/Upah jasa yang sedang diupayakan agar bisa terakomodir menjadi PPPK Paruh Waktu, “ Bapak Bupati sudah mengirim surat kepada Menpan RB agar bisa diusulkan menjadi PPPK Paruh Waktu dengan pertimbangan Ketersediaan Anggaran dan memiliki Masa Kerja paling sedikit 2 (dua) tahun,” Harapnya

Wakil Ketua Komisi I, Harisal menyimpulkan rapat bahwa DPRD dan Pemerintah daerah akan membentuk tim untuk memperjuangkan agar semuanya bisa terakomodir menjadi PPPK Paruh Waktu.

“Tim ini terdiri dari Unsur Pimpinan dan Anggota Komisi I, Dinas Kesehatan, BKPSDM dan Perwakilan Aliansi tenaga kesehatan dan dalam waktu dekat bisa melakukan audiens bersama Kemenpan RB, ini merupakan bentuk dukungan politis sebagai perwakilan rakyat, Semoga perjuangan ini bisa menghasilkan hasil yang terbaik buat Tenaga Non ASN/Upah jasa,” Tutup Harisal

Facebook Comments Box

Read More

Gerindra Minta Kunjungan Presiden Prabowo ke Prancis Tidak Dipolitisasi

26 May 2026 - 16:27 WITA

Siapkan Generasi Pemilih Pemula Cerdas, Pemkab Lutim Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik

4 May 2026 - 10:57 WITA

Pernyataan Mendalam Pimpinan DPRD di 23 Tahun Luwu Timur

4 May 2026 - 02:00 WITA

Trending on Pena Politik