Sorowako, Penalutim.com – Kontraktor Nasional mitra PT Vale Indonesia Tbk, PT. Atareja Mahada Makmur (PT AMM) komitmen menyalurkan CSR nya sinergi dengan program Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Timur. Hal ini diungkapkan oleh Akmal Maulana, HCGA Section Head PT AMM kepada Penalutim di Sorowako, Jumat (4/7/2025).
“PT AMM tentu taat dan patuh terhadap aturan di PT Vale, di Pemda Lutim dan secara umum Negara Republik Indonesia. Pemberdayaan kontraktor lokal dan Tenaga kerja lokal Luwu Timur juga telah dilakukan,” Ucap Akmal.
Menurut Akmal, PT AMM telah melakukan pemberdayaan kepada sejumlah tenaga kerja lokal dan kontraktor lokal Luwu Timur.
“Kami bekerjasama dengan tiga kontraktor lokal di Luwu Timur ada dari Sorowako dan dari Towuti,”Jelas Akmal.
Untuk CSR PT AMM, Akmal bilang “Kalau terkait CSR kami komitmen untuk melaksanakan PPM sesuai dengan prosedur ESDM dan tentu kami juga sinergi dengan program Pemda Lutim dan PT Vale Indonesia,” Paparnya.
“Kami komitmen menjalankan PPM yang mengacu dengan permen ESDM di mana ada 8 poin kewajiban PPM perusahaan kami laksanakan di wilayah sekitar tambang perusahaan kami,” jelas Akmal
“Kami beberapa hari yang lalu ikut FGD bersama Pemda, DPRD Lutim, PT Vale dan sejumlah Kontraktor Mitra PT Vale kami komitmen sinergi CSR kami singkron dengan RPJMD Luwu Timur,” Tutup Akmal.
Sebelumnya, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam telah teken MOU bersama PT Vale Indonesia Tbk. Ada sejumlah poin penting dan strategis dalam komitmen kesepakatan tersebut, yakni; penyerapan tenaga kerja lokal, skema pengerjaan proyek direview ulang untuk memprioritaskan kontraktor asal Luwu Timur.
Poin strategis itu juga memuat optimalisasi dana CSR, baik itu yang berasal dari PT vale maupun kontraktor nasional dengan melakukan sinergi program pemerintah kabupaten dan desa.
Selain itu, Sejumlah asset fisik juga diserahkan oleh PT Vale kepada pemkab untuk mendukung infrastruktur dan layanan publik.
PT Vale juga sepakat meningkatkan kontribusi perusahaan terhadap PAD Kabupaten luwu timur melalui sinergi fiskal.
Kesepakatan mengenai optimalisasi pendapatan daerah yang memuat beberapa sumber-sumber penerimaan baru yang lebih ekstensif akan meningkatkan PAD Kabupaten Luwu Timur. (Rm).






