Sorowako, Penalutim.com – Bekerjasama dengan TNI (Kodim 1403/palopo), PT Antareja Mahada Makmur (PT AMM) gelar kegiatan Pembinaan Mental dan Fisik (Bintalsik) kepada 120 karyawan PT. AMM di SMA YPS Sorowako selama 3 hari, mulai dari hari Selasa-jumat, Jumat (4/7/2025).
HCGA Section Head PT. AMM, Akmal Maulana mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai komitmen perseroan mempersiapkan karyawan yang siap kerja dengan kompetensi dan dedikasi yang tinggi dimiliki.
“Karena tujuan kami juga agar menjadi kontraktor pertambangan terbesar di Indonesia pada tahun 2025. Ini juga sejalan dengan program program pemberdayaan tenaga kerja di Luwu Timur. Dengan cara meningkatkan kompetensi, skil dan etika yang baik bekerja secara profesional. Karena dalam kegiatan ini diajarkan tentang etika, Saling mengingatkan, saling menghargai dan saling memanusiakan,” Ucap Akmal Maulana.
Akmal bilang, “Kalau bahasa lokal di sini mengatakan sipakatau, sipakalebbi dan sipakainge.
Sebenarnya, PT.AMM belum beroperasi, “Tapi kami harus menghasilkan kinerja yang terbaik, mampu memberikan nilai tambah yang bermanfaat bagi Costumer kami yaitu PT Vale, Luwu Timur dan Indonesia,” Tuturnya.
Menurut Akmal, proyek yang dikerjakan oleh PT. AMM adalah Mining. “Jadi kami adalah kontraktor pertambangan. Kami dapat proyek wilayah di Bahadopi B1,” Katanya.
“Karyawan kami paling banyak adalah operator alat berat dan mecanik alat berat. Karyawan kami 70 persen dari lokal Luwu Timur. Paling banyak di 4 wilayah pemberdayaan PT Vale Indonesia, Malili, Wasuponda, Towuti dan Nuha,”. Papar Akmal.
Akmal juga menyebutkan jumlah total keselurahan karyawan PT. AMM sekitar 300 orang. Sementara durasi kontrak PT AMM dengan PT Vale Indonesia itu selama 8 tahun atau 5+3.
Ketika Penalutim bertanya tentang tambahan tenaga kerja untuk kedepannya, Akmal bilang “Kedepan ya untuk tambahan penerimaan tenaga kerja tentu kami sesuaikan dengan kebutuhan kami. Mungkin kedepan masih ada tambahan,” Tukasnya.
Akmal mengaku dalam proses rekrutmen karyawan pihaknya telah melakukannya sesuai dengan prosedur yang berlaku.
“Kami bekerjasama dengan disnasker Luwu Timur dan tentu sesuai dengan prosedur,” pungkasnya.
PT AMM tentu taat dan patuh terhadap aturan di PT Vale, di Pemda Lutim dan secara umum Negara Republik Indonesia. Pemberdayaan kontraktor lokal dan Tenaga kerja lokal Luwu Timur juga telah dilakukan.
“Kami bekerjasama dengan tiga kontraktor lokal di Luwu Timur ada dari Sorowako dan dari Towuti,”Jelas Akmal.
Untuk CSR PT AMM, Akmal bilang “Kalau terkait CSR kami komitmen untuk melaksanakan PPM sesuai dengan prosedur ESDM dan tentu kami juga sinergi dengan program Pemda Lutim dan PT Vale Indonesia,” Paparnya.
“Kami komitmen menjalankan PPM yang mengacu dengan permen ESDM di mana ada 8 poin kewajiban PPM perusahaan kami laksanakan di wilayah sekitar tambang perusahaan kami,” jelas Akmal
“Kami beberapa hari yang lalu ikut FGD bersama Pemda, DPRD Lutim, PT Vale dan sejumlah Kontraktor Mitra PT Vale kami komitmen sinergi CSR kami singkron dengan RPJMD Luwu Timur,” Tutup Akmal. (RM).






