Penalutim.com, Malili – Sejumlah kasus kebakaran di Kabupaten Luwu Timur sepanjang tahun 2023-sampai 2024 di catat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Luwu Timur.
Damkar Lutim mengungkap, 138 kasus kebakaran terjadi di tahun 2023 yang didominasi penyebabnya karena terjadi korsleting listrik.
Menurut Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan (Damkar) ) Luwu Timur, Hendro mengatakan 138 kasus tersebut kebakaran rumah warga dan kebakaran lahan, kebakaran mobil saat hendak isi BBM, serta kebakaran Pertamini.
“Tapi yang paling umum dan mendominasi adalah kebakaran rumah warga dan lahan,”katanya.
Ia mentaksirkan kerugian miliaran pada kejadian kebarakan tersebut.
“Perkiraan estimasi total kerugian materi yang ditimbulkan dari semua kasus kebakaran itu mencapai miliaran,”kata Hendro, Kamis (4/7/2024).
Selain itu, Ia menyebutkan sejumlah evakuasi dan penyelamatan yang telah dilakukan oleh Damkar Lutim.
“Untuk evakuasi dan penyelamatan itu damkar mencatat ada 190 kasus, diantaranya evakuasi ular di rumah warga, evakuasi buaya, tawon ,anjing liar, pohon tumbang dan banjir,”Jelasnya.
Selain mengungkapkan catatan kasus kebarakan yang terjadi pada tahun 2023. Damkar Lutim juga mengungkapkan kasus kebaran yang terjadi tahun 2024 ini.
Berdasarkan catatan Damkar Lutim hingga Juni tahun 2024 ini, tercatat ada 32 kasus kebakaran rumah dan lahan, 116 evakuasi dan penyelamatan.
“Dalam kurun waktu selama enam bulan, tercatat oleh kami ada 3 kasus orang hilang, dua orang hilang di sungai Pawosia dan satu orang di danau Towuti, “kata Hendro
Hendro juga menjelaskan terkait tugas utama Damkar Lutim.
“Selain penaganan kebakaran, tugas utama damkar juga melakukan evakuasi pencarian orang hilang, itu masuk tugas Damkar juga,” Katanya.
Dalam mengantisipasi kebakaran, Damkar menyiagakan 11 Unit Mobil Damkar beserta petugasnya yang di tempatkan di 9 Kecamatan yang ada di Luwu Timur, Lanjut Hendro.
“Ada 11 unit mobil damkar, hanya Nuha dan Mangkutana belum ada unitnya, yang paling besar kapasitas 6 ribu liter dan paling kecil 4 ribu liter.
Dalam melaksanakan tugas, agar cepat mengatasi atau cepat memadamkan kebakaran Damkar Lutim juga selalu berkordinasi dengan aparat pemerintah setempat.
“Kami juga selalu berkoordinasi dengan aparat pemerintah setempat guna deteksi dini melakukan pencegahan agar upaya pemadaman lebih cepat,” tandasnya.(*)






