Menu

Dark Mode
Kejar Status Geopark Nasional, Pemkab Lutim Koordinasi dengan Badan Geologi Pembentukan JMSI Lutim dan Ekosistem Media Siber Daerah Tegakkan Disiplin, Sekda Luwu Timur Perintahkan ASN Beralih ke Bright Gas Membanggakan! Tim PSP Luwu Timur Wakili Sulsel di Ajang Pesparawi Nasional 2026 Total Hadiah Juara 400 Juta, Pendaftar Domino Bupati CUP Lutim Kini 1.345 Pasang Dari Lintasan Luwu Timur, Kejurprov Mini 4WD IMI Sulsel Jadi Ajang Pemanasan Menuju Porprov XVIII

Daerah

Sejumlah Mobil Mogok Dampak Pertalite di SPBU Wasuponda Bercampur Air

badge-check


					Sejumlah Mobil Mogok Dampak Pertalite di SPBU Wasuponda Bercampur Air Perbesar

Penalutim.com, Luwu Timur – Sejumlah kendaraan mobil mogok akibat Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertalite di SPBU Kecamatan Wasuponda bercampur air, Jumat (19/4/2024).

“Belum berapa meter jalan mati dalam mobil. Ada orangnya pertamina mengejar dan menyampaikan bahwa pertalite yang diisi tadi itu bercampur air,”Kata Regen salahsatu pemilik mobil yang menjadi korban mobilnya mogok stelah mengsisi di SPBU, Togo, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur.

Penalutim.com

Salahstu pegawai SPBU di kecamatan Wasuponda, mengatakan bahwa terkait pertalite persoalan ini. Dirinya juga tidak mengetahui apa penyebabnya.

“Kami juga kaget pak, dan hingga saat ini kami belum mengetahui kenapa hal ini bisa terjadi,”kata Masnur

Menurutnya, saat ini pihak SPBU Wasuponda masih menyelidiki penyebab pertalite bercampu air ini.

“Kami masih melakukan peyelidikan terkait persoalan ini pak,”tuturnya.

Nampak Perltalite bercampur air dalam jeregen 5 liter

Nampak Perltalite bercampur air dalam jeregen 5 liter

Berdasarkan pantauan langsung Penalutim di SPBU Wasuponda. Menemukan ada kendaraan mobil mogok akibat pertalite yang diduga bercampur air. dan SPBU Wasuponda tutup setelah menerima keluhan sejumlah pengendara.

“Kami tutup sekitar jam 8 pagi setelah mengetahui kejadian ini,”kata sejumlah operator di SPBU Wasuponda kepada Penalutim.

Sejumlah pengedara mobil yang terkena dampak pertalite yang mengakibatkan mobilnya mogok, keberatan dan menuntut pertanggung jawaban kepada pihak SPBU Wasuponda.

“Kami menuntut pertanggung jawaban pihak SPBU Wasuponda dengan waktu dua bulan,”kata Regen bersama rekannya saat menguras pertalite bercampur air dari tangki mobilnya.(RM)

 

Facebook Comments Box

Read More

Kejar Status Geopark Nasional, Pemkab Lutim Koordinasi dengan Badan Geologi

18 June 2026 - 02:01 WITA

Tegakkan Disiplin, Sekda Luwu Timur Perintahkan ASN Beralih ke Bright Gas

17 June 2026 - 06:58 WITA

Membanggakan! Tim PSP Luwu Timur Wakili Sulsel di Ajang Pesparawi Nasional 2026

17 June 2026 - 06:50 WITA

Trending on Daerah