Maraknya Pencuri di Bulan Ramadhan, Warga Lutim Tidak Bahagia

Pena Hukum67 views

Penalutim.com, Luwu Timur – Warga Dusun Balambano, Desa Balambano, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur kembali merasa tidak nyaman dan tidak aman, pasalnya  pencuri kembali menampakan eksistensinya di bulan ramadhan, Selasa (12/2/2024).

Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Balambano (FKMB), Ikbal Hamka mengatakan hampir setiap tahun di bulan ramadhan, Warga Balambano mengalami kecurian.

“Kami merasa tidak nyaman dengan kejadian pencurian di Kampung ini. Nampak seolah tidak ada upaya pemerintah setempat bersama pihak keamanan melakukan pencegahan kasus seperti ini. Karena kasus pencurian di kampung ini hampir tiap tahun terjadi. Baru satu hari kita melaksanakan Ibadah Puasa, ada mi lagi warga mengeluh karena kehilangan barang-barang,”kata Ikbal

Menurut Ikbal, kasus seperti ini tidak bisa dibiarkan. Karena warga Balambano merasa tidak nyaman dan merasa tidak aman menjalankan ibadah di bulan ramadhan ini.

“Kami berharap pihak pemerintah bersama kepolisian merespon cepat kejadian yang hampir tiap tahun terjadi setiap bulan ramadhan di Kampung ini,”harapanya

Ikbal menyebutkan kasus pencurian tahun lalu di Balambano. “Jadi tahun lalu itu, ada warga Balambano rumahnya dimasuki pencuri dan mengaku kehilangan barang. Seperti Tabung Gas, telur berkrak dll,”tuturnya

Dan kali ini,  kejadian malam pertama melaksakan Shalat Traweh tepatnya, hari Senin (11/2/2024) Warga Balambano kembali mengalami kehilangan barang seperti Beras 10kg, helem hitam, racun rumput 5 liter dan kompor satu mata.

Miusin, akrab disapa Osin warga Balambano mengungkapkan kekesalannya atas kejadian yang dialami keluarga di rumahnya di histori Whatssapnya pada malam kemarin, Selasa (12/2/2024).

“Astagfirullah. Siapami dia di sini kampung begitu le? Terangnya itu lampu kolong di rumahku, nasempat-sempatkan lagi mencuri (Kejadian kemarin Malam). Hati-hati ki gaes. Bukannya mensucikan diri karena awal Ramadhan tapi ini malah mencuri. Astagfirullah,”Ungkap Osin (RM)