Ini Korban Angin Kencang di Sorowako

Daerah287 views

Penalutim.com, Luwu Timur –  Dampak Angin kencang dan Hujan deras di Wilayah Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan menyebabkan sejumlah rumah rusak, pohon Tumbang dan Mobil tertindih pohon, Sabtu (24/2/2024).

Berdasarkan informasi sementara yang diterima Penalutim dalam Grup Whatssap Lutim Maccarita, pada pukul 22.02, Sabtu (24/2/2024) dari ssalahsatu warga Sorowako atas Nama Madras. Dampak Angin kencang ini menyebabkan kerusakan di :

Dusun Otuno:

Jl.Danau Matano lr.2, Rumah Ibu Yani, Setengah (50%) Atap Rumah Berterbangan Sampai ke lorong 3

Lorong 2, Subhan Kerusakan Atap Rumah 50%

Lorong.1 Toko Nur (H.Agus Sukani Tosalili) Kerusakan 100%

Jl. Gunung Latimojong Samping Alfa Midi, Toko Sagena, Kanopi Depan Toko Ambruk

Pohon Tumbang di Daerah Lap.Volley/Lapangan Iniaku

Dusun  Lamoare :
Pohon Tumbang di Lapangan Lamoare, Menimpa Kabel Lisrtik Vale dan Menimpa Papan Plank Tulisan Lamoare (sementara di eksekusi oleh pt.vale)

Pohon tumbang Jl.Poros G.Latimojong depanHRPD PTVI, (sudah di Eksekusi Oleh PTVI)

Pohon Tumbang di Halaman Kantor Desa Sorowako

Pohon Tumbang di Kantor Camat

Dusun Helai (Oldcamp)
Gedung Matano Player : Atap Rusak Berat 75%

Masjid Isriqamah Oldcamp, Atap Rusak Berat 70%

Pohon Tumbang di Depan urmah Jabatan Kapolsek Nuha dan Atap Rumah 30%

Menurutnya, untuk Desa sorowako, Saat ini korban jiwa nihil/tdk ada korban jiwa.

Sementara itu, menurut keterangan dari Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Luwu Timur, Maria Claret Nita Tampa, saat melakukan asesmen juga mengatakan tidak ada korban jiwa pada bencana ini.

“Kami masih melakukan asesmen. Sejauh ini tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian materil. Ini salah satu kesyukuran,” katanya

Menyikapi kondisi cuaca ekstrim ini. Kepala BPBD Lutim, dr April mengatakan, kondisi cuaca saat ini harus disikapi dengan kewaspadaan. Bagaimana agar selalu terhindar dari bencana.

“Untuk itu, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada. Apalagi saat beraktivitas di luar rumah, harus ekstra hati-hati,” kata dr April. (RM)