AJB Tidak Produktif, Kepala Desa Balambano : AJB Masuk Kawasan PT AJM

Daerah152 views

Penalutim.com, Luwu Timur – Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Vale Kawasan Agro Wisata di Wilayah, Desa Balambano, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur kini statusnya tidak jelas dan tidak produktif.

Sebut saja Wisata Arung Jeram Balambano (AJB). Salah satu Objek Wisata yang berada di Desa Balambano ini telah menerima kucuran dana untuk pengembangan dari anggaran Corporate Social Responsibility (CSR) PT.Vale pada tahun 2022 sekitar Rp.140 juta. Adapun rincian peruntukan anggaran ini untuk pembangunan sarana wisata seperti WC/Ruang Ganti, Jalan Setapak dan 3 Gazebo.

AJB

Berdasarkan pantauan Penalutim. Pada tahun 2020-2021 AJB Viral di media sosial dengan keunikan dan daya tariknya meski belum memiliki sara wisata seperti WC, Ruang ganti Baju, Gazebo dan jalan setapak. Hingga AJB ramai dikunjungi oleh wisatawan baik dari dalam daerah maupun luar daerah Luwu Timur.

Sejak terbangunnya sarana Wisata yang menggunakan angaran Corporate Social Responsibility (CSR) PT.Vale pada tahun 2022. Hal diluar dari dugaan pun terjadi. Sejak AJB diserahkan kepada Pemerintah Desa Balambano sebagai program wisata Desa Balambano. AJB nampak tidak terkelola dan tidak terurus dan sepi pengunjung.

Menurut pengusul Progrma AJB kepada PT Vale, Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Balambano (FKMB) Ikbal Hamka mengatakan, Sejak pemuda Balambano serahkan AJB kepada Pemerintah Desa Balambano. AJB tidak terkelolah lagi. Karena hingga saat ini Pemerintah Desa Balambano belum membuat Perdesnya. Dan AJB masuk dalam kawasan  PT. Angkasa Jasa Mulia (AJM).

Ikbal Hamka mengatakan, terkait kendala ini suda amat sering ia pertanyakan kepada pemerintah desa Balambano dan Konsultan pendamping Program Pemberdayaan Masyarakat PT Vale. Akan tetapi hingga saat ini belum juga ada tindakan serius agar AJB ini bisa produktif.

“Saya suda sering komunikasikan hal ini kepada Pemdes Balambano. Tapi tidak tindakan nyata yang dilakukan oleh Pemdes Balambano bersama konsultan pendamiping dari PT Vale,”tutur Ikbal

Sementara itu, Menurut Konsultan Pendaping PPM PT Vale, Andi Narwis menagatakan terkait tindak lanjut pengelolaan AJB. Pihaknya menunggu informasi dari pemerintah desa.

“Masih itu ji informasi terakhir  dari Kepala Desa Balambano untuk berkomunikasi dengan pihak perusahaan. Selain itu,  tidak ada lagi update informasi. Karena dia bilang kalau suda ada informasi dari pihak perusahaan PT AJM, akan dikabarkan,”Jelas Andi Narwis.

Menanggapi hal ini, Ikbal kembali berkomentar. Menurutnya Kepala Desa Balambano, Muhamat Ronal pernah mengatakan bahwa membuat Perdes itu muda. Selesaikan dulu bangunannya baru dirinya buat Perdesnya. Hal ini diucapakn Ronal pada tanggal 6 April 2023 di Penalutim. Namun faktnya Bangunan suda lama terbangun Perdes belum ada.

“Perdes itu mudah saja dibuat, selesaikan dulu bangunan sarana wisata AJB. Kalau suda selesai, baru kita buatkan perdesnya,”kata Ronal

Selain itu, berdasarkan informasi yang dihimpun Penalutim Kepala Desa Balambano menuturkan alasannya belum membuat perdes terkait AJB itu karena lokasi AJB Masuk dalam kawasan IUP PT. Angkasa Jasa Mulia (AJM). Hal itu di ungkapkan kepala desa (Kades) Balambano, Muhammat Ronal pada penalutim.com, Jum’at (25/8/2023) di kantornya.

Mengamati tidak adanya langkah serius yang dilakukan oleh pihak PT Vale dan Pemdes Balambano terkait kendala yang dialami AJB ini. Ikbal mempertanyakan hal ini kembali.

Arung Jeram Balambano

FKMB mengajukan pertanyaan tindak lanjut pengelolaan dan pengembangan AJB. Kepada Pemdes Balambano dan Konsultan pendamping PT Vale.

“Bagaimana tindak lanjut terkait Perdes dan satatus kawasan AJB masuk dalam kawasan IUP PT AJM, apakah AJB masih bisa dikelolah atau tidak?”

Andi Narwis mengajak bertemu dengan Kepala dinas Pariwisata untuk membahas terkait persolan ini. Sementara Kepala Desa Balambano bungkam tidak memberi Jawaban hanya membaca saja pesan WA yang disampaikan padanya.

“Bagaimana kalau kita sama-sama ketemu ibu kadis. Sambil saya coba dapat informasi lagi dari Kades Balambano,”tutur Andi Narwis (RI)