Sektor Pertanian di Lutim Menjadi Prioritas, Rapiuddin : Menjanjikan Masa Depan

Penalutim.com, Luwu Timur – Sektor pertanian menjadi perioritas, mengingat sebagian besar masyarakat Luwu Timur bekerja di sektor tersebut. Dan sektor ini sangat menjanjikan di masa depan.  Hal ini disampaikan  Staf Ahli Pembangunan Luwu Timur, Rapiuddin di Musrembang Kecamatan Angkona dan Kalaena, Senin (19/2/2024).

Menurutnya, Sektor pertanian memberikan kontribusi 20,89 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) TA 2022.

Pemda Lutim menambah anggaran di sektor pertanian. Dari Rp 42 miliar lebih menjadi 81,6 miliar lebih untuk mendongkrak sektor pertanian di daerah berjulukan Bumi Batara Guru.

Namun demikian, lanjuntnya, sektor penopang lainnya tak boleh diabaikan. Seperti, Sektor UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah), IKM serta pariwisata, juga akan menjadi perhatian. “Sektor ini juga menjadi perhatian serius,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa pemerintah desa dalam memanfaatkan Dana Desa (BKK) diharapkan untuk menggunakannya secara efektif dan tepat sasaran. Harus sesuai petunjuk teknis yang telah ditetapkan.

“Dengan begitu penggunaan BKK di tahun 2024 dan 2025 dapat memberikan dampak positif terhadap pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Termasuk target indikator Indeks Desa Membangun yang mandiri pada masa akhir periode Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) ini nantinya bisa tercapai,” tutupnya.

Berdasarkan informasi yang diterima Penalutim. Kegiatan musrenbang Kecamatan, mulai berlangsung dari tanggal 19 hingga 26 Februari 2024. Kegiatannya dimulai dari Kecamatan Angkona-Kalaena, Tomoni-Mangkutana, Tomoni Timur-Wasuponda, Wotu-Burau, Nuha dan Towuti-Malili. (*)