Bawaslu Lutim Gelar Kemah Pengawasan Pemilu Partisipatif

Penalutim.com, Luwu Timur-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kabupaten Luwu Timur (Lutim) menggelar kemah pengawasan pemilu partisipatif yang di hadiri Komisioner Bawaslu Lutim Zulkifli dan 50 peserta, yakni 35 orang Pramuka dan 15 orang dari staf Bawaslu Lutim.

Kegiatan kemah tersebut berlangsung selama tiga hari mula Senin 25 sampai Rabu 27 Desember 2023, di Land Mamar Lutim, desa Puncak Indahk, kecamatan Malili, kabupaten Luwu Timur, 

Dasar pelaksanaan kegiatan itu, sesuai dengan undang-undang nomor 7 tahun 2017, tentang pemilihan umum, peraturan Bawaslu nomor 2 tahun 2023, tentang pengawasan partisipatif.

Tujuan dari kegiatan kemah pengawasan pemilu partisipatif, bertujuan, memberikan penguatan serta edukasi untuk membangun demokrasi  yang baik bagi pemih pemula.

Narasumber dalam kegiatan kemah pengawasan pemilu partisipatif, dibawakan oleh Ibrahim Umar, S.Kom, mantan anggota Bawaslu Luwu Utara periode 2018-2023 dan Batman Sekertaris Kwarcab kabupaten Lutim.

Batman dalam materinya  mengatakan, seluruh masyaraka sangat penting berpatisipasi, dalam mewujudkan pemilu, Bebas Jujur Adil dan rahasia.

Tanggung jawab pemilu merupakan tanggung jawab bersama, dalam pemilu partisipatif untuk menjadi pengawasan dalam keberlangsungan pemilu.

“Pemilu bisa dapat berjalan dengan maksimal, dibutuhkan peran dari semua elemen masyarakat, dalam mengawal dan mengawasi jalannya pemilum. Peran masyarakat sangat penting dalam mengawal dan mengawasi jalannya pemilu, dengan maksimal secara Jurdil”ungkapnya.

Sementara itu Ibrahim Umar, dalam materinya mengatakan, peran dari generasi mudah sangat di butuhkan peran aktifnya dalam mengawal dan mengawasi pemilu.

Generasi mudah sangat potensi menjalankan sistim pengawasan pemilu, sehingga pemilu dapat berjalan dengan Jurdil.

“Generasi mudah dibutuhkan pro aktifnya, dalam mengawasi dan mengawal prosesi pemilu 2024, karena generasi mudah merupakan barometer demokrasi dalam pemilu di kalangan masyarakat”terangnya.(DIN)