Penemuan Mayat Di Desa Balantang, Keluarga Tolak Otopsi Pada Korban

Uncategorized173 views

penalutim.com, Luwu Timur-Penemuan mayat seorang pria, di lokasi tambak pengelolaan benur udang Salu, desa Balantang, kecamatan Malili, kabupaten Luwu Timur (Lutim) Kamis (26/10/2023) sekitar pukul 20.00 WITA.

Kasubag Humas Polres Lutim, Bripka Andi Muhamad Taufik pada awak media mengatakan, Diketahui identitas mayat tersebut bernam, Ardi Dg. Bonto (62) tahun, warga desa Gentung, kecamatan Labbakang, kabupaten Pangkep, Sulsel, pekerjaan petani tambak/empang.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Berdasarkan keterangan saksi, Haris alias Bpk. Wowo, umur 43 tahun, pekerjaan tani tambak, alamat Salu’ Balantang Desa Balantang Kec Malili pada pihak kepolisian, menjelaskan bahwa sekitar pukul 20.00 wita, ia berangkat ke rumah empang yang berjarak sekitar 2 km, dari Desa Balantang usai melaksanakan Shalat Isya, setibanya di lokasi empang tiba – tiba dirinya dikagetkan dengan melihat sesosok mayat dalam keadaan mengapung di area penggelondongan benur udang.

“Setelah dicek ternyata korban sudah meninggal dunia dan keadaan jenazah sudah membusuk. Melihat kejadian tersebut saksi kemudian menyampaikan kepada warga setempat serta pihak keluarga korban, selanjutnya jenazah dibawa ke area Ex Syahbandar Malili, dengan menggunakan perahu”ungkap Taufik.

Sehubungan dengan adanya kejadian tersebut, pada pukul 20.30 Wita Personil Polsek Malili yg dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Malili IPDA Dani Ardi, S.H.,M.H bersama dengan pemerintah Desa Balantang dan Desa Baruga dan pihak kelurga serta masyarakat setempat, menuju ke lokasi pendaratan / tempat sandar perahu di Ex Syahbandar Malili Desa Baruga Kec. Malili.

Pada pukul 22.00 wita, jenazah diberangkatkan ke Rumah Sakit Umum I Lagaligo Wotu dengan menggunakan ambulance Pemda Lutim untuk dilakukan pemeriksaan dan pembersihan.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga yang disampaikan oleh  istri melalui Hj. Halijah Dg. Siang menyampaikan, Pihak keluarga menolak untuk dilakukan proses Autopsi terhadap Jenazah Almarhum. Pihak keluarga menerima dengan ikhlas dan lapang dada atas meninggalnya Almarhum  Ardi Dg Bonto.

Jenazah almarhum masih berada di Rumah Sakit Umum I Lagaligo Wotu, selanjutnya akan dibawa ke kabupaten Pangkep untuk dikebumikan.

Lebih lanjut Taufik menuturkan, berdasarkan hasil pengamatan dan keterangan saksi-saksi sampai saat ini, pihak kepolisian belum bisaemastikan penyebab pasti korban meninggal dunia, namun diperkirakan korban meninggal dunia sekitar sehari atau dua hari yang lalu.

Sehubungan dengan korban tinggal seorang diri disebuah rumah empang yang jauh dengan pemukiman warga, sehingga pada saat korban meninggal dunia pihak keluarga tidak mengetahui.

Kondisi Jenazah yang di temukan sudah membusuk, sehingga menyulitkan tim Medis untuk melakukan pemeriksaan bagian tubuh korban, namun berdasarkan hasil pemeriksaan sementara oleh Tim Medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di bagian tubuh korban.

“Dengan adanya kondisi tempat tinggal korban yang berada di sebuah pondok empang yang jauh dari pemukiman warga dan hanya tinggal seorang diri, sehingga pada saat almarhum meninggal Dunia lambat diketahui oleh keluarga maupun warga setempat”jelasnya.

Tidak adanya riwayat penyakit yang dialami oleh korban, sehingga Kuat dugaan korban meninggal dunia akibat sakit namun lambat mendapatkan pertolongan medis.(DIN)