Yang Kesekian FKMB Demo PT NKE

Sorot358 views

Penalutim.com, Luwu Timur – Forum Komunikasi Masyarakat Balambano (FKMB) demo PT Nusa Konstruksi Engineering (PT NKE), Selasa (12/9/2023). Pasalnya FKMB geram terhadap pihak PT NKE terkait penerimaan tenaga kerja yang dinilai tidak berpihak kepada Masyarakat terdampak tambang.

“PT NKE, Justru lebih memperioritaskan tenaga kerja non lokal yang baru saja 10 hari di Lutim langsung diproses dan saat ini sejumlah tenaga kerja non lokal tersebut suda bekerja, sementara masyarakat lokal yang berada di wilayah terdampak tambang hingga saat ini belum terproses padahal semua berkas yang diminta kepada kami telah kami penuhi, 4 bulan berlalu masyarakat terdampak tambang nampak terkesan dibohongi,” Ungkap Ikbal Hamka

Selain itu, FKMB juga geram karena PT NKE ingkar dengan komitmen yang telah disepakati bersama saat FKMB menggelar Demo sekitaran 4 Bulan yang lalu dan disaksikan langsung oleh pihak kepolisian yang hingga saat ini belum dilaksanakan.

“Ada kesepakatan kami saat kami Demo PT NKE pada 4 bulan yang lalu dan hal itu disaksikan langsung pihak Kepolisian. Akan tetapi hingga saat ini kesepakatan tersebut diabaikan oleh pihak PT NKE,” Jelas ketua FKMB, Ikbal Hamka.

Ikbal juga mengatakan FKMB juga telah berkordinasi dan musyawarah bersama pihak PT Vale dan PT NKE di TAB Sorowako pada tanggal 19 Agustus 2023 dan menhasilkan kesepahaman bersama bahwa pada tanggal 1 September 2023 sejumlah tenaga kerja yang telah disepekati bersama antara PT NKE dan FKMB prosesnya Akan dimulai, Akan tetapi lagi-lagi PT NKE mengabaikannya.

Menurut Ikbal, FKMB telah melakukan upaya kordinasi dan komunikasi kepada semua pihak seperti PT Vale, PT NKE, pihak Kepolisian Polres Lutim dan pemerintah setempat sebelum melakukan aksi Unjuk Rasa.

“Kami sedikitpun tidak ada niatan menghalang-halangi perusahaan yang beraktivitas di wilayah Balambano. Apa yang kami aspirasikan tentu kami punya landasannya dan punya data, toh kami patuh dengan aturan yang berlaku di Negara kita tercinta ini,” lanjut Ikbal

Aksi demo Unjuk Rasa pun terjadi. PT NKE pun akhirnya tidak beraktivitas kerja seperti biasanya. FKMB Tidak memberi akses masuk terhadap PT NKE menuju lokasi kerjanya di wilayah PLTA 1 Larona, Selasa (12/9/2023).

Yang kesekian mediasi berlangsung dan yang kesekian pula menghasilkan kesepakatan bersama yang disaksikan oleh pihak kepolisian, TNI, PT Vale, dan ratusan peserta Unjuk Rasa FKMB.

Kabarnya sejumlah pelamar kerja di PT NKE yang direkomendasikan oleh FKMB akan diproses dalam minggu ini, tercatat mulai hari Selasa (12/9/2023) hingga bulan Oktober pihak NKE Pastikan semuanya akan mulai bekerja.

Hal ini disampaikan oleh pihak PT NKE dihadapan FKMB, pihak kepolisian Polres Lutim, PT Vale serta para pihak yang menyaksikan berlangsungnya mediasi tersebut.

Ketua FKMB Ikbal Hamka menanggapi hal ini. Menurutnya Jika dalam minggu ini PT NKE tidak melakukan proses terhadap sejumlah pelamar kerja dari masyarakat terdampak tambang yang sudah disepakati bersama pada 4 bulan yang lalu. Maka, FKMB akan lakukan Unjuk Rasa lagi. (Adl)