Tekan Inflasi Harga Sembako Jelang Hari Raya Idul Adha, Pemkab Lutim Gelar Pasar Pangan Murah

Pena Ekonomi21 views

PenaLutim.com, Luwu Timur– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur (Lutim) melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) menggelar Gerakan Pangan Murah Serentak Nasiaonal (GPMSN), Senin (26/06/2023).

Di mana dalam kegiatan tersebut yang dilaksanakan dihalaman kantor DPKP yang bertujuan untuk menekan inflasi pangan dan stabilisasi pasokan harga pangan saat menjelang hari raya Idul Adha.

Launching Pangan Murah Serentak ini diikuti oleh beberapa instansi diantaranya Sekretaris Daerah H.Bahri Suli, Kejari Lutim, TNI, inspektorat dan para OPD lainnya.

Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional Tahun 2023 yang diinisiasi oleh Badan Pangan Nasional (BPN) dilaksanakan di 342 titik di 301 kabupaten/kota seluruh Indonesia.

Sementara untuk Launching yang dipusatkan di Hotel Borobudur dan Jakarta ini, nantinya akan diikuti oleh berbagai lembaga pemerintah dan kementerian terkait, diantaranya Kemendagri RI, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Deputi Kemenko Perekonomian, Bappenas, Bulog, dan BUMN.

Adapun jenis sembako yang dijual pada pelaksanaan Gerakan Pangan Murah serentak yang akan dilaksanakan selama 2 hari (26-27 Juni 2023) ini yaitu, Beras 10-20 ton (Rp. 45.000/5 kg), Gula 2 ton (Rp. 13.500/kg), Minyak Kita 960 liter (Rp. 27.000/2 liter), Minyak Panah Mas (Pounch) 720 liter (Rp. 33.000/2 liter), Minyak Alif 1200 liter (Rp. 16.500/liter), Minyak Panah Mas jergen 1000 liter (86.000/5 liter) dan Minyak Fortune (Pillowpack) 96 liter (Rp. 18.000/liter).

Usai mengadakan launching Sekda Lutim, H. Bahri Suli saat dikonfirmasi dia mengungkapkan bahwa, kegiatan yang dilaksanakan menjelang Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah ini bertujuan untuk menjaga stabilisasi bahan pangan pokok baik ditingkat produsen maupun konsumen.

“Kegiatan ini juga diharapkan dapat menginspirasi berbagai pihak untuk turut menyelenggarakan aksi serupa diberbagai titik yang dapat lebih mudah dijangkau masyarakat sehingga kebutuhan pokok terutama pangan yang murah dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Luwu Timur ini,” terang H. Bahri Suli.

Sementara itu Kepala BPN, Arief Prasetyo Adi, melalui via zoom meeting juga mengatakan, GPM serentak Nasional yang di gelar 342 titik di 301 kabupaten/kota ini untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

“Launching GPM serentak Nasional ini menjadi aksi nyata untuk kita semua dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi khususnya di bidang pertanian, perkebunan dan peternakan,” ucap Arief. (Din)