Menu

Dark Mode
Sinergi Pusat-Daerah: Luwu Timur Siap Sukseskan Program Strategis Kelautan 34 Personel Polres Luwu Timur Naik Pangkat, Kapolres AKBP Ario Beri Pesan Penting PT CLM Salurkan Program PPM, Pembangunan Masjid Annisa Kembali Berlanjut Dukung ‘Lutim Juara’, Irwan Bachri Syam Perkuat Strategi Sanitasi LuwuTimur Genjot PAD, Pemkab Luwu Timur Perluas Digitalisasi dan Penerapan QRIS Buka Kapolres Cup 2026, Bupati Irwan: Wadah Silaturahmi dan Berburu Atlet Basket Berbakat

Business

Kurangnya Pemberdayaan Kontraktor Lokal, Mullank : Oknum PT Vale Pelakunya

badge-check


					Kurangnya Pemberdayaan Kontraktor Lokal, Mullank : Oknum PT Vale Pelakunya Perbesar

Penalutim.com, Luwu Timur – Salasatu poin tuntutan Demo Kerukunan Keluarga Malili (KKM) kepada  PT Vale yakni memberdayakan kontraktor lokal asal Kecamatan  Malili, Senin (10/4/2023).

Tuntutan ini dilakukan KKM kepada PT Vale tentu mengacu pada hasil riset yang dilakukan KKM. Berdasarkan hasil riset yang dilakukan KKM terkait pemberdayaan Kontraktor Lokal khusunya untuk kontraktor lokal yang berada di Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur. Hasil riset menunjukan, dari 136 perusahaan yang terdaftar, sekitar 4 hingga 9 perusahaan saja asal kecamatan Malili, itupun tidak  semua mendapatkan pekerjaan di PT Vale. Sementara Kontrak Karya PT. Vale yang tertuang pada pasal 13 adalah mewajibkan pihak perusahaan mewajibkan mempekerjakaan tenaga kerja lokal.

Selain itu, merujuk pada UU No.3 Tahun 2020 tentang perubahan UU No 4tahun 2009 tentang pertambangan batu baru pasal 125 menyebutkan perusahaan wajib memberdayakan tenaga kerja lokal dan Kontraktor Lokal.

Menurut Ketua Divisi Ketenagakerjaan KKM, Musran minimnya pemberdayaan kontraktor lokal asal kecamatan Malili ini disebabkan adanya oknum karyawan PT Vale  yang diduga bermain proyek. Musran menyatakan siap buka-bukaan data dugaan pengaturan proyek yang mematikan kontraktor lokal tersebut.

“Saya siap buka. Tetapi saya mau semua pimpinan Vale ini bertanda tangan untuk tidak tegas dan membersihkan oknum-oknum ini,” katanya saat rapat penyampaian Aspirasi KKM bersama pihak Manajemen PT Vale di gedung DPRD Lutim, Senin (10/4/2023).

Lebih lanjut, Msuran mengatakan, oknum karyawan PT Vale Indonesia Tbk lah pelaku utamanya. Mereka menggabungkan sejumlah proyek yang seharusnya dikerjakan oleh perusahaan lokal agar proyek tersebut hanya bisa dimenangkan oleh perusahaan nasional.

“Usut punya usut. Perusahaan nasional ini dibawa oleh oknum karyawan PT Vale. Tetapi kan tidak pernah ditindaklanjuti ini. Saya sudah dua kali melaporkan hal ini di internal Vale, tetapi tetap saja tidak diindahkan. Untuk itu, pihak manajemen ini harus berbenah. Harus ada kontrol atau pengawasan agar hal ini tidak terjadi lagi,” tegasnya.

Peryataan ini, langsung ditanggapi Ketua I DPRD Lutim, HM Siddiq BM.

“Saya cukup kaget juga dengan hal yang disampaikan Mullank. Kalau bisa, data-data itu bisa diberikan atau diadukan ke DPRD agar kami bisa menindaklanjuti hal tersebut. Karena ini baru sampai di kami,” ungkap Wakil Ketua I DPRD Lutim, HM Siddiq BM.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Eksternal PT Vale Indonesia Tbk, Enra Kusuma mengatakan, dugaan permainan atau pengaturan tender proyek ini akan kami telusuri.

“Kami juga berharap hal ini dilaporkan langsung. Kalau bilang sudah dilaporkan saya kira semuanya sedang diproses,” kata Enra Kusuma.

Enra Kusuma juga mengakui keterlibatan kontraktor lokal asal kecamatan Malili memang sangat minim. Hal ini memungkinkan terjadi karena beberapa faktor. Sehingga, perlu pendampingan khusus nantinya.

“Kita sepakat untuk memberikan kesempatan kepada kontraktor lokal. Bahkan kita sudah membahas bagaimana permintaan masyarakat agar kontraktor lokal yang akan menggandeng nasional. Jadi tidak harus nasional terus yang menggandeng lokal,” ungkapnya. (*)

Facebook Comments Box

Read More

Sinergi Pusat-Daerah: Luwu Timur Siap Sukseskan Program Strategis Kelautan

2 July 2026 - 13:25 WITA

34 Personel Polres Luwu Timur Naik Pangkat, Kapolres AKBP Ario Beri Pesan Penting

2 July 2026 - 09:35 WITA

PT CLM Salurkan Program PPM, Pembangunan Masjid Annisa Kembali Berlanjut

1 July 2026 - 12:03 WITA

Trending on Daerah