Menu

Dark Mode
Tinjau Fasilitas Olahraga di Wasuponda, Bupati Irwan Instruksikan Pembenahan Kunjungi Korban Kebakaran di Angkona, Wabup Puspawati Berikan Bantuan dan Semangat Lomba Perahu Naga Sukses Digelar, Para Juara Dapat Hadiah Tambahan dari Bupati Luwu Timur Raih Opini WTP Ke-14, Bukti Tata Kelola Keuangan yang Sehat Sukses Terselenggara, Masyarakat Bahagia, Kadis Parmudora: Lomba Perahu Naga Akan Menjadi Event Tahunan Luwu Timur Tutup Road Race Bupati Cup II, Irwan Beri Apresiasi Tambahan dan Hadiah Khusus

Internasional

Minat Pelajar Internasional Ke Belanda Masih Tinggi Di Era Pandemi

badge-check


					Minat Pelajar Internasional Ke Belanda Masih Tinggi Di Era Pandemi Perbesar

Penalutim.com, Jakarta – Salah satu bukti keberhasilan internasionalisasi pendidikan di Belanda adalah dari setiap tujuh mahasiswa yang ada di Belanda, satu orang merupakan mahasiswa asing. Berdasarkan laporan yang dikeluarkan oleh Nuffic pada tanggal 12 April 2022, pada tahun akademik 2021-22, ada 115.068 mahasiswa internasional terdaftar di pendidikan tinggi negeri di Belanda. Jumlah ini meningkat 12,2% (12.507) dibanding tahun sebelumnya.

Sementara jika dilihat dari keragaman asal negara, dibandingkan dengan tahun ajaran 2019-2020 (sebelum pandemi), mahasiswa internasional di Belanda hanya berasal dari 163 negara, walaupun ada 27 negara yang menunjukan penurunan jumlah mahasiswanya di Belanda, namun di tahun ajaran 2021-2022 negara asal pelajar bertambah menjadi 168 negara.

Program studi yang paling banyak diminati mahasiswa internasional di universitas ilmu terapan (university of applied sciences) adalah bidang ekonomi (economics). Sementara di universitas riset (research university) adalah bidang sosial (behavioural & social sciences). Bidang tehnik (engineering) serta bahasa dan budaya (language & culture) juga termasuk kedalam 3 bidang terfavorit di Belanda.

Menurut koordinator promosi pendidikan Nuffic Neso Indonesia, Inty Dienasari, walaupun sekarang Indonesia sudah tidak termasuk kedalam 10 negara terbesar yang mengirimkan pelajarnya ke Belanda, namun jumlah mahasiswa Indonesia yang berangkat studi ke Belanda tetap meningkat.

“Tahun 2019 ada 1.413, tahun 2020 ada 1.448, dan tahun 2021 ada 1.522 pelajar asal Indonesia di Belanda. Dan angka tersebut hanya menghitung pelajar yang mengambil kuliah S1 dan S2 di Belanda. Padahal banyak juga pelajar Indonesia yang mengambil short course atau mengikuti pertukaran pelajar ke Belanda. Penerima beasiswa IISMA saja ada lebih dari 50 yang berangkat ke Belanda di tahun 2021, belum lagi menghitung yang sedang melakukan riset di Belanda untuk mengambil gelar PhD,” jelasnya.

Menurut Inty, yang melakukan riset untuk mengambil gelar PhD di Belanda biasanya mendapatkan visa kerja, oleh karena itu tidak dikategorikan sebagai pelajar (visa studi) oleh imigrasi. Para peneliti itu biasanya mendapatkan gaji berdasarkan kontrak kerja dari institusi riset atau universitas riset.

Inty menambahkan, “untuk membantu para peneliti yang mendapatkan beasiswa S3 dari pemerintah Indonesia dan ingin melakukan riset di Belanda, Nuffic Neso Indonesia rutin menyelenggarakan acara PhD recruitment, sejak tahun 2018. Diacara ini kami memfasilitasi agar para peneliti dapat mempresentasikan proposal penelitiannya dan berdiskusi dengan calon professor pembimbing.”

Untuk tahun ini, lanjutnya, kami akan menyelenggarakan dua kali PhD recruitment, pertama di awal Oktober, ini sifatnya global dan acaranya online. Di mana para peneliti Indonesia bersaing dengan para peneliti dari negara lain untuk bisa mendapatkan tempat penelitian di Belanda (juga pendanaanya). Yang kedua di akhir Oktober, untuk yang ini, rencananya interview akan diselenggarakan di Jakarta dan memprioritaskan bagi mereka yang sudah atau mempunyai peluang untuk mendapatkan beasiswa S3 dari pemerintah Indonesia.

Bagi yang menginginkan info lebih lanjut mengenai studi di Belanda dapat mengirimkan WA di nomor 0811 9408 146.

 

Penulis/Editor : Mujur

Foto : Redaksi

Facebook Comments Box

Read More

Raih Juara 3 Se-Luwu Raya, Disparmudora Apresiasi Tim Basket Putri SMPN 2 Malili

19 May 2026 - 22:21 WITA

HUT ke-46 Perpusnas Bertransformasi, Lutim Dorong Semangat Literasi untuk Semua

18 May 2026 - 11:54 WITA

Dosen dan Mahasiswa Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH) Gelar Pendampingan Sistem Informasi Pelaporan Tuberkulosis di Pinrang

13 May 2026 - 07:45 WITA

Trending on Pena Pendidikan