by

HIPMI Siapkan 4 Ribu Dosis Vaksin Sinovac Untuk Masyarakat Solo

Penalutim.com, Jakarta – Badan Pengurus Pusat (BPP), Badan Pengurus Daerah (BPD), dan Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI)  turut berperan pada akselerasi program pemerintah dalam rangka penanggulangan Covid-19 dengan mendirikan sentra-sentra vaksinasi di daerah provinsi.

Ketua Umum BPP HIPMI Mardani H. Maming mengatakan, HIPMI berkomitmen membantu negara menghadapi pandemi Covid-19. Salah satunya, melalui program sentra vaksinasi massal di Jawa Tengah, untuk kali ini dilakukan di Kota Solo.

“Program vaksinasi merupakan ikhtiar kita bersama untuk menekan penyebaran Covid-19. Dengan harapan, segera normalnya berbagai sektor yang terdampak dan kami ingin ekonomi Indonesia segera bangkit, semua anak bangsa bisa kembali bekerja. Semoga kontribusi ini menjadi berkah yang dirasakan banyak orang. Kita banyak diskusi dengan Walikota Solo Mas Gibran, bagaimana juga kita segera dorong pertumbuhan ekonomi di Kota Solo dan memperkuat UMKM di Solo,” ujar Maming, dalam acara program sentra vaksinasi massal di Pendhapi Gedhe Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah, Senin (27/9/2021).

Kegiatan tersebut melayani 4.000 orang yang berdomisili di area Solo. Vaksin yang diberikan, yaitu Sinovac khusus vaksinasi dosis pertama.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk membantu pemerintah mengatasi pandemi Covid-19. Yakni dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan rajin berolahraga. Berolahraga agar dapat membentuk imunitas yang lebih kuat dan tetap terjamin kualitas hidup sehat,” kata CEO Maming Enam Sembilan Group ini.

Didukung oleh PT Maming Enam Sembilan, PT Borneo Indobara (BIB), Pemerintah Kota Solo, Komando Daerah Militer (Kodam) IV Diponegoro, Komando Resort Militer (Korem) 074 Warastratama, Dinas Kesehatan, BPP HIPMI, BPD HIPMI Jawa Tengah, dan BPC HIPMI Surakarta bersama-sama berkolaborasi memberikan vaksinasi Covid-19 diawali pada 27 dan 28 September 2021, berlokasi di Pendhapi Gedhe Balai Kota Surakarta sebanyak 4.000 dosis dan 4.000 beras 5 kg.

“Kemudian, sentra vaksinasi massal HIPMI juga diadakan di Gedung Graha Saba Buana pada 27 – 30 September 2021 masing-masing akan diadakan 1.000 dosis per hari dan 1.000 paket beras 5 kg. Terdiri dari Korem/BPC HIPMI Sukoharjo dan Wonogiri 2.000 pax, Purnayudha BPC HIPMI Boyolali dan Klaten 1.000 pax, Solo Techno Park BPC HIPMI Sragen dan Karanganyar 2.000 pax,” ungkapnya.

Di titik-titik lain, mantan Bupati Tanah Bumbu Kalimantan Selatan itu melanjutkan, Dinas Kesehatan juga akan ada mengadakan vaksinasi serentak di 36 titik yang tersebar di Kota Solo yaitu rumah sakit dan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang telah bekerjasama dengan Pemerintah Kota Solo. Target peserta adalah masyarakat Kota Solo, pelaku usaha, dan masyarakat yang bekerja di Solo, serta pelajar Kota Solo.

“Kegiatan yang mengambil tema ‘Vaksin Aman Masyarakat Sehat’, mekanismenya adalah peserta vaksinasi harus menggunakan fasilitas bus Trans Solo menuju lokasi vaksinasi di balai kota. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan vaksin dapat berjalan tertib sesuai protokol kesehatan (prokes) tanpa harus menimbulkan kerumunan,” tuturnya.

Usai menjalani proses vaksinasi jenis Sinovac dan observasi, lalu peserta mendapatkan beras 5 kg. Tentunya ini sangat berarti dan bermanfaat untuk masyarakat.

“Jadi disuntik juga, dikasih sembako juga, supaya imun bertambah dan sehat selalu. Harapannya ke depan program vaksinasi ini dapat mempercepat herd immunity secara lebih inklusif, sehingga terwujud masyarakat yang lebih sehat dan terlindungi menuju Indonesia yang semakin kuat dan maju serta segera terbebas dari Covid-19,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan program sentra vaksinasi massal di Solo tersebut, Ketua Umum BPP HIPMI Mardani H. Maming, Sekretaris Jenderal BPP HIPMI Bagas Adhadirgha, Bendahara Umum BPP HIPMI Hilda Kusumadewi, dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

 

Penulis : Redaksi

Editor : Ning Rahayu

Foto : Redaksi

News Feed