by

Bangun Disiplin Kerja Pegawai, Bupati Lutim Launching ‘BANG DIPA’

Penalutim.com, Luwu Timur – Bupati Luwu Timur, H. Budiman didampingi Kepala Kementerian Agama Kabupaten Luwu Timur, H. Misbah, melaunching program BANG DIPA (membangun disiplin kerja pegawai) yang dihadiri seluruh pegawai Kemenag, di Aula Kantor Kementerian Agama, Selasa (21/09/2021).

Program BANG DIPA ini merupakan inisasi aksi perubaha oleh H. M. Jusri selaku reformer atau peserta kepemimpinan pengawas angkatan I diklat keagamaan Makassar dan mengangkat judul aksi perubahan “BANG DIPA” atau membangun disiplin kerja pegawai kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu Timur.

“Program ini diharapkan dapat efektif diterapkan oleh pegawai Kementerian Agama Luwu Timur,” katanya.

Bupati Luwu Timur, H. Budiman mengatakan, Pemerintah terus mendorong terciptanya birokrasi yang dinamis dengan tata kelola Pemerintah yang bersih, efektif, efisien dan cepat dalam mengambil keputusan. Olehnya itu, untuk mewujudkan Pegawai Negeri sebagai Aparatur Pemerintah yang bersih dan berwibawa diperlukan aparatur yang berdedikasi dan berdisiplin yang tinggi. Tujuannya untuk membangun citra dan kepercayaan masyarakat terhadap aparatur Negara yang fungsinya sebagai abdi Negara dan pelayan masyarakat.

“Disiplin bukan hanya pada aspek kehadiran semata, tetapi harus dibarengi dengan peningkatan kinerja serta mematuhi segala ketentuan peraturan dan Perundang-Undangan yang berlaku. Itulah mengapa disiplin kerja sangat dibutuhkan oleh setiap pegawai, karena merupakan sarana untuk melatih kepribadian pegawai agar senantiasa menunjukkan kinerja yang baik,” ungkapnya.

Lanjut Budiman, Presiden RI, Joko Widodo beberapa waktu lalu, juga telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia (PP) Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS). Regulasi ini memuat mengenai kewajiban dan larangan serta hukuman disiplin bagi PNS yang tidak menaati kewajiban dan/atau melanggar larangan tersebut.

Untuk membangun disiplin budaya kerja, kata Budiman, nilai dasar ASN ini penting ditanamkan. Selain itu, syarat agar ditumbuhkan disiplin dalam lingkungan kerja adalah adanya pembagian pekerjaan yang tuntas sampai kepada pegawai atau pekerjaan yang paling bawah, sehingga setiap orang tahu dengan sadar apa tugasnya, bagaimana melakukannya, kapan pekerjaan dimulai dan kapan diselesaikan, seperti apa hasil kerja yang disyaratkan dan kepada siapa hasil pekerjaannya dilaporkan. Itulah esensi bagaimana membangun disiplin kerja pegawai.

“Mari kita senantiasa mengembangkan potensi dan kompetensi agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh kesetiaan dan disiplin. Kepada inisiator Aksi Perubahan BANG DIPA, saya berharap program ini dapat berjalan sesuai yang diharapkan,” pungkas Budiman.

Penulis : Redaksi

Editor : Ning Rahayu

Foto : Diskominfo

News Feed