by

Pascainsiden, BBM di SPBU Malili Kembali Normal

Penalutim.com, Luwu Timur – Pascainsiden di Pertamina antara oknum wartawan dengan pengawas SPBU yang ada di Desa Puncak Indah Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, pelayanan di SPBU tersebut sudah terlihat membaik. Persediaan BBM bersubsidi seperti solar dan premium (bensin) sudah mampu memenuhi permintaan konsumen.

Immang selaku supir truk yang berdomisili di Malili mengaku senang dengan kondisi pertamina seperti ini, karena untuk mendapatkan BBM bersubsidi tidak lagi dengan susah payah, Senin (28/6/2021).

“Saya sangat senang dengan kondisi saat ini. Saya tidak lagi harus antri berjam-jam di SPBU Kecamatan Malili, baru bisa dapat BBM,” tuturnya.

Menurutnya, pasca adanya insiden ini, BBM bersubsidi akhir-akhir ini menjadi mudah didapatkan. “Saya tidak tahu apakah memang stoknya banyak atau bagaimana,” tambahnya.

Lanjut, Immang, Kami berharap pemilik SPBU atau pengawas, marilah kita manjaga kondisi saat ini karena pandemi covid-19 masih mencekam, jangan menambah beban kami karena kami sudah susah. Selama pandemi kami para supir susah untuk mendapatkan muatan ditambah lagi sulitnya mendapatkan BBM bersubsidi. Jadi kami sangat kesulitan untuk menafkahi keluarga kami.

Berbeda dengan Edy dan beberapa supir angkutan umum yang memiliki rute Malili – Palopo. Dia tidakdapat merasakan kemudahan tersebut.

“Saya dan teman-teman rute Malili – Palopo tidak merasakan hal demikian, karena kami berangkat dari Malili ke Palopo pukul 07.00 Wita sedangkan SPBU Malili buka pukul 07.00 Wita. Kalau kami mau tunggu sampai SPBU buka sangat susah, karena sebagian penumpang tidak mau menunggu. Selain itu kami juga mengejar waktu karena kita mau pulang kembali ke Malili,” ungkapnya.

Edy berharap agar SPBU bisa memberikan pelayanan seperti dulu. “Bisa kita dapat BBM bersubsidi sampai malam, karena kami pulang dari Palopo sekitar pukul 17.00 Wita sampai di Malili sekitar pukul 19.00 Wita tergantung dari muatan,” harapnya.

Saat dikonfirmasi Penalutim.com melalui telepon seluler, Pengawas SPBU yang berada di Desa Puncak Indah, yang tidak mau disebut namanya, menanggapi harapan para sopir, Senin (28/6/2021).

“Harapan para supir kami upayakan. Kami selaku pengawas dan para pegawai SPBU tidak mau juga hal ini terjadi, cepat dan lamanya BBM bersubsidi tergantung dari banyak stok,” kata pengawas dengan singkat.

Penulis : Hamka Bob
Editor : Redaksi
Foto : Hamka Bob

News Feed