Menu

Dark Mode
Resmi Dilantik, JMSI Luwu Timur Komitmen Lawan Hoaks dan Kawal Pembangunan Sinergi Pusat-Daerah: Luwu Timur Siap Sukseskan Program Strategis Kelautan 34 Personel Polres Luwu Timur Naik Pangkat, Kapolres AKBP Ario Beri Pesan Penting PT CLM Salurkan Program PPM, Pembangunan Masjid Annisa Kembali Berlanjut Dukung ‘Lutim Juara’, Irwan Bachri Syam Perkuat Strategi Sanitasi LuwuTimur Genjot PAD, Pemkab Luwu Timur Perluas Digitalisasi dan Penerapan QRIS

Pena Pendidikan

Kapan Sekolah Tatap Muka Langsung Dilakukan di Lutim? Begini Jawaban Amiruddin

badge-check


					Kapan Sekolah Tatap Muka Langsung Dilakukan di Lutim? Begini Jawaban Amiruddin Perbesar

Penalutim.com. Luwu Timur – Saat ini dunia pendidikan sangat terdampak oleh penyebaran virus Covid-19. Penyelenggaraan pembelajaran tatap muka sampai saat ini belum juga terlaksana dikarenakan masih adanya ditemukan kasus covid-19.

Sejak Maret 2020 sistem pembelajaran tatap muka sudah ditiadakan diganti dengan sistem pembelajaran via daring maupun luring. Dengan durasi yang cukup lama, tentunya sistem pembelajaran ini mendapat banyak kritikan baik dari tenaga pengajar maupun dari kalangan orang tua siswa.

Namun demikian, pemerintah terus berupaya mencari solusi terbaik untuk kepentingan bersama. Saat ini, pemerintah telah menjalankan program vaksinasi covid-19. Secara bertahap, program ini akan sampai pada sekolah-sekolah. Tentunya hal ini memberi harapan baru kepada seluruh masyarakat terkhusus dalam dunia pendidikan yang saat ini dinilai mengalami kebobrokan ilmu pengetahuan.

Menurut Amiruddin selaku Kabid Pendidikan Dasar Kabupaten Luwu Timur, berdasarkan SK 4 Menteri (revisi) yakni sudah wajib pemerintah daerah memilih opsi tatap muka. Namun dalam hal ini tetap ada pembatasan jumlah murid yang mengikuti pembelajaran sesuai dengan SOP yang ada, Rabu (21/04/2021).

“Nantinya kita harus mengetahui perjalanan anak didik kita, mulai berangkat dari rumah, diperjalanan, tiba di pintu gerbang sekolah, pengecekan suhu badan. Jika ada yang ditemukan suhunya melewati batas yang ditentukan (37,3), apa yang harus dilakukan oleh sekolah. Semua ini harus ada didalam SOP yang nantinya tim Gugus Covid-19 akan datang ke sekolah untuk mencocokkan SOP tersebut,” tuturnya.

“Pembelajaran tatap muka yang akan dilakukan tetap akan ada beberapa pembatasan termasuk jumlah siswa yang akan mengikuti pembelajaran di kelas. Selain itu, pembelajaran praktek untuk sementara ditiadakan dan jam istirahat juga ditiadakan sehingga semua siswa diharapkan membawa bekal masing-masing dari rumah,” tambahnya.

 

Penulis : Hafid

Editor : Redaksi

Foto : Hamka Bob

Facebook Comments Box

Read More

HUT ke-72 UMI, Bupati Irwan Apresiasi Peran UMI Lahirkan Insan Akademik Berintegritas

23 June 2026 - 11:46 WITA

84 Pelajar Luwu Timur Siap Unjuk Kebolehan di Kompetisi Nasional UCMAS 2026

22 June 2026 - 06:55 WITA

Raih Juara 3 Se-Luwu Raya, Disparmudora Apresiasi Tim Basket Putri SMPN 2 Malili

19 May 2026 - 22:21 WITA

Trending on Daerah