by

Pujasera Malili, Bermanfaat Bagi Pelaku Usaha Namun Bahayakan Pengunjung

Penalutim.com. Luwu Timur – Penataan kembali Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera) Tanggul Malili oleh Pemerintahan sebelumnya, tentu menjadi nilai tambah bagi masyarakat khususnya yang tinggal di Malili. Dengan adanya penataan ini, secara tidak langsung dapat menarik para wisatawan baik lokal maupun dari luar Kabupaten Luwu Timur.

Hal ini tentunya akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat setempat dalam kata lain dapat mensejahterakan para pelaku usaha didaerah tersebut.

Namun melihat kondisi Pujasera saat ini, ternyata banyak masyarakat yang menilai bangunan tersebut memiliki potensi bahaya yang sewaktu-waktu dapat mengancam para pengunjung yang datang di lokasi tersebut.

Menurut Faisal, salah satu warga Malili, kalau kita lihat ini bangunan pujasera sekilas memang terlihat bagus. Cuman kalau diperhatikan ada itu lantainya yang miring. Mungkin timbunannya yang tidak bagus atau apanyakah?, yang jelas kalau saya menilai bahaya ini. Apalagikan ini itu digunakan untuk jangka panjang, belum lagi pengunjung selalu rame berdatangan. Otomatis bebannya berat terus. Bahaya. (15/04/2021)

Sebelumnya, saat dikonfirmasi terpisah, salah satu pelaku usaha yang enggan disebutkan namanya di lokasi tersebut memberikan pernyataan terkait kondisi Pujasera saat ini. (10/04/2021)

“Kurang lebih mi kayaknya 2 tahun ini Pujasera Malili dan sampai saat ini belum ada pi itu pembayaran sewa tempat disini. Kami hanya bayar listrik masing-masing, karena setiap kios ada kilometernya”, ucapnya.

“Perhatikan ini bangunan, sebenarnya kurang aman ini Pujasera. Coba mi ki liat saja itu lantainya e (sambil menunjuk lantai yang miring tersebut). Lama mi itu begitu kondisinya (miring), mungkin karena tidak bagus kayaknya timbunannya. Belum lagi banyak mi lampu yang rusak akibat tersambar petir, tapi tidak ada pi yang perbaiki. Mungkin karena belum ada pi pengelolanya, makanya begini-begini saja kayak dibiarkan ji”, jelasnya.

Lebih lanjut, kalau masalah keuntungan itu tidak menentu, terlebih lagi saat ini masi pandemi. Dulu ji diawal-awal sebelum pandemi, alhamdulillah lumayan penghasilan.

 

Penulis : Hafid

Editor : Redaksi

Foto : Hafid

News Feed