by

PT Wika yang Berulah, PT Vale Jadi Sasaran

-Sorot-923 views

Penalutim.com, Luwu Timur – Aksi Unjuk Rasa (UNRAS) di Pertigaan Wasuponda-Towuti-Nuha kembali terjadi.  UNRAS  ini dilakukan oleh  sekelompok masyarakat Luwu Timur yang terhimpun dalam Komunitas Pemerhati Masyarkat Lingkar Tambang Luwu Timur (KPM-LT),  Enggano, Selasa (30/03/2021) pagi.

Potret aksi Saling Dorong Peserta UNRAS dengan Petugas Keamanan PT Vale Indonesia Saat Bus Pengangkut Karyawan dihentikan

UNRAS tersebut di ikuti kurang lebih 100 orang sebagaimana terlampir dalam surat pemberitahuan KPM-LT. Sejumlah kendaraan bus pengangkut karyawan PT.Vale Indonesia dihentikan di tengah jalan oleh peserta UNRAS, sehingga terjadi aksi saling dorong peserta UNRAS dengan petugas keamanan yang dikerahkan oleh PT.Vale Indonesia.

UNRAS ini terjadi didasari karena kehadiran perusahaan BUMN yakni PT.Wijaya Karya (Wika) (persero) Tbk di Luwu Timur telah memunculkan kegaduhan penerimaan tenaga kerja yang diduga tidak transparan dan tidak berkeadilan atau diskriminasi dalam proses penerimaan tenaga kerja. Selain itu, karena PT. Wika telah mendatangkan sub kontraktor dari luar Luwu Timur yang tidak berpihak terhadap kemakmuran atau kesejateraan bagi kontraktor lokal dan tenaga kerja lokal di Luwu Timur. Ironisnya PT. Wika justru mendatangkan tenaga kerja dari Luar Luwu Timur, Sulawei Selatan. Padahal, tenaga kerja di Luwu Timur yang siap pakai dan menganggur masih banyak. Hal ini terungkap di surat pemberitahuan KPM-LT yang di tujukan kepada Polres Luwu Timur, Sabtu (27/3/2021).

Penulis : Ismail

Editor : Redaksi

Foto : Netizen

News Feed