by

Usir PT Wika dari Luwu Timur

-Daerah, Lutim-2,460 views

Penalutim.com, Luwu Timur – Usir PT Wika Tbk dari Luwu Timur. Demikian pernyataan sikap masyarakat Luwu Timur dalam aksi demo di Pertigaan Enggano Towuti, Nuha, Wasuponda, Senin (1/2/2021).

Berikut 4 Point Tuntutan aksi demo yang dilakukan oleh Komunitas Pemerhati Masyarakat Lingkar Tambang bersama Komunitas Pemuda Lioka.

Pertama, menolak Keras adanya perlakuan OUTSOURCING DALAM OUTSOURCING yang akan dilakukan oleh Vendor PT.Vale selaku pemenang tender atas proyek Canal DAM Larona.

Berdasarkan rencana tersebut kami selaku bagian daripada Masyarakat disekitar wilayah Penambangan PT Vale merasa bahwa PT Vale tidak lagi mengedepankan asas kesejahteraan Masyarakat khususnya tenaga kerja Lokal yang berada disekitar wilayah penambangannya dan memberikan kebebasan berusaha terhadap Vendornya dengan Pola nya sendiri walau tidak menguntungkan
Masyarakat disekitar wilayah Penambangan PT Vale.

Olehnya atas dasar tersebut kami selaku Komunitas Pemerhati Masyarakat Lingkar Tambang dan Komunitas Pemuda Lioka bagian daripada masyarakat di wilayah Pemberdayaan PT Vale menolak atas rencana tersebut dan meminta PT Vale melakukan kontrol terhadap Vendor tersebut dan melakukan perbaikan dengan berkoordinasi dengan masyarakat sekitar wilayah pemberdayaan PT Vale
Indonesia.

Dengan perlakuan tersebut tenaga kerja akan merasa dirugikan dengan Pola
demikian yang tdk memihak terhadap kesejahteraan Tenaga Kerja Khususnya
Masyarakat Lokal yg akan diberlakukan oleh pihak PT WiKa.

PT Vale Indonesia selaku fungsi control bertanggung jawab atas perlakuan
Vendor nya yang tidak mengedepanka kearifan local dengan mengabaikan prinsip/komitmen PT Vale Indonesia atas Program CSR sebagai bentuk tanggung
jawab Sosial untuk kesejahteraan khususnya di 4 wilayah pemberdayaannya.

Kedua,  Proses Rekrutmen yang sedang dilaksanakan bersifat tidak secara transparan total oleh PT Wika selaku Vendor PT Vale, dan dengan syarat membabani Pelamar untuk mengeluarkan biaya yg cukup memberatkan pelamar kerja serta
tidak mengedepankan kearifan Lokal di 4 wilayah pemberdayaan PT Vale
Indonesia yang menganut asas berkeadilan secara merata.

Ketiga,  PT WiKa telah melakukan dan membuka ruang kontraktor Sub dari Luar wilayah Luwu Timur dan tidak berpihak terhadap kemakmuran/kesejahteraan tenaga
kerja Lokal.

Keempat,  PT Vale selaku 0wner harus melakukan pengawasan ketat terhadap Vendor pemenang Tender Canal DAM Larona dalam proses pengelolaan managemen yang berkaitan dengan tenaga kerja dan tetap mengedepankan asas kesejahtraan masyarakat local diwilayah pemberdayaan nya.

 

Penulis : Mujur

Editor : Redaksi

Foto : Rasid

News Feed