by

Viral, Kadis Pendidikan Luwu Timur Bersama Sejumlah ASN Dilaporkan Ke Bawaslu

Penalutim.com, Luwu Timur – Diduga mengunjungi posko induk pemenangan pasangan nomor urut 1 Husler-Budiman. Kadis Pendidikan, La Besse bersama sejumlah ASN di Luwu Timur dilaporkan ke Panwascam Tomoni.

Jamal salasatu saksi mata yang menyaksikan kunjungan tersebut menjelaskan dirinya menyaksikan La Besse beserta kepala sekolah dan ASN lainnya datang di posko itu menggunakan roda empat.

Menurut Jamal, kedatangan mereka ke posko tersebut juga didampingi beberapa orang dari tim pemenangan MTH-Budiman kecamatan Tomoni.

“Datangi posko induk diduga melakukan kampanye terselubung, kalau bukan kampanye ngapain disitu, lagian bukan waktu jam sekolah,”ungkapnya dalam keterangan persnya.

Ketua Bawaslu Tomoni Angkat Respati membenarkan adanya laporan tersebut.  “Iya kami ada terima laporan dari tim pemenangan nomor urut 2 paslon Ibas-Rio. Kami dari Panwascam tengah dalam pemeriksaan saksi,”terangnya.

Kuasa Hukum Ibas-Rio Ronal Efendi, berharap pihak Panwascab menanggapi dan mengambil langkah tegas terkait kasus ini jika terdapat pelanggaran didalamnya.

“Kami akan kawal kasus ini dan berharap pihak pengawas pemilu dapat menindaklanjuti dugaan pelanggaran ini sampai tuntas,”harapnya.

Menanggapi hal tersebut, La Besse membantah dugaan tersebut. Menurutnya kedatangannya di Kec.Tomoni ia mengunjungi proyek penataan halaman SDN Tuban, setelah itu menuju SDN Kawarasan.

“Saya tadi memantau proyek di kec. Tomoni, yang pertama saya kunjungi adalah proyek penataan halaman SDN Tuban Kec Tomoni, setelah itu menuju ke SDN Kawarasan, tapi singgah dulu Shalat Dhuhur di Masjid belakang pasar Tomoni. Karena ada juga proyek yang dikerja pak Rahman, maka saya singgah di rumah pribadi beliau untuk konfirmasi (bukan di posko induk seperti yang diberitakan), kemudian pada saat itu saya panggil kepala SDN Kawatasan untuk menanyakan perkembangan proyek di sekolahnya”tutur La Besse kapada Penalutim.com Via Whatsapp, Sabtu (21/2020).

Ini kami lakukan, lanjut La Besse, untuk memastikan proses pelaksanaan proyek di lapangan, karena waktu suda sangat sempit, sehingga kami harus ketat mengawasi, agar semua bisa selesai tepat waktu. Jangankan posko induk paslon, posko relawan saja tidak berani saya datangi, mengingat status saya sebagai ASN.

 

Penulis : Hamka Bob

Editor : Redaksi

Foto : Netizen

News Feed