Menu

Dark Mode
Bupati Launching BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Rentan, Yusuf Pombatu : Program ini Sangat Berharga Bagi Warga Lutim Anggota DPRD Juddin Sira : Penting Membangun Kolaborasi Mahasiswa, Pemda dan Dunia Industri Bupati Luwu Timur Pastikan MTs Nurul Taqwa Sorowako Dapat Perhatian Pemerintah, Jihadin Peruge Berharap Anak-anaknya Tetap Lanjut Sekolah Wujudkan Asta Cita Presiden, PT Vale Bangun Perguruan Tinggi di Luwu Timur Pimpinan DPRD Mendukung Tentara Manunggal Membangun Desa Tentara Manunggal Membangun Desa, Ketua DPRD Lutim : Hasilnya Nyata dan Dirasakan Warga

Nasional

Begini Potret Pahlawan Pendidikan Di Era Pandemi

badge-check


					Begini Potret Pahlawan Pendidikan Di Era Pandemi Perbesar

Penalutim.com, Jakarta – Tak diadakannya kegiatan belajar-mengajar di sekolah menjadi tantangan tersendiri bagi Ardi, guru di Sekolah Dasar Negeri Cimapag Barat 1, Desa Bangun Jaya, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Aktivitas pendidikan yang dipindahkan ke rumah masing-masing dan memanfaatkan teknologi tak sepenuhnya membantu mereka (guru dan murid) di Cimapag. Pasalnya, jaringan internet yang sedianya menjadi medium penyambung ilmu dari guru ke murid tak bisa dirasakan dengan baik.

Kampung tersebut terletak di pelosok Bogor. Aksesnya harus melewati hutan sawit serta pegunungan dengan jalur menanjak dan menurun curam. Fasilitas jalan banyak yang sudah rusak dan berbatu. Selain jaringan internet sulit didapat, sebagian murid yang tak memiliki gawai pintar pun menjadi kendala. “Akses ke sini saja susah, internet juga,” kata Ardi yang sudah bertahun-tahun mengabdikan dirinya sebagai guru ini.

Sebagai guru, gaji Ardi per bulan hanya Rp200 ribu. Saat sebelum pandemi Covid-19, pembayaran gaji dilakukan secara rapel per tiga bulan. Sedangkan sejak pandemi ini, gajinya dibayar per bulan. Walau sekarang mendapatkan gaji per bulan, namun jumlahnya tak berbeda. Ardi pun harus tetap mengabdikan diri untuk pendidikan sambil mencari pekerjaan lain demi menghidupi keluarga.

Mengetahui kondisi ini, Global Zakat – ACT (Aksi Cepat Tanggap) berkesempatan bertemu kembali dengan Ardi, setelah sebelumnya pertemuan berlangsung pada Desember 2019 lalu. Kali ini, Global Zakat menyerahkan paket pangan untuk guru sebagai apresiasi pengabdian mereka di tengah keterbatasan ekonomi serta kepungan pandemi Covid-19.

“Sebelumnya, program Sahabat Guru Indonesia menjadikan Pak Ardi sebagai salah satu guru yang mendapat bantuan biaya hidup. Kali ini Sahabat Guru Indonesia kembali menyapa Pak Ardi dengan paket pangan karena pengabdiannya kepada pendidikan,” jelas Khisnul Khasanah dari tim Program Global Zakat – ACT Bogor.

Biaya hidup serta paket pangan dari program Sahabat Guru Indonesia berasal dari dana zakat yang masyarakat salurkan ke Global Zakat-ACT. Hingga kini, dana zakat tersebut telah menyalurkan ke hampir empat ribu guru yang tersebar di 30 provinsi di Indonesia. Jumlah tersebut akan terus bertambah seiring dengan akan berlanjutnya implementasi.

“Dana zakat yang Global Zakat terima dimanfaatkan untuk berbagai aksi kebaikan. Salah satunya program Sahabat Guru Indonesia yang menyalurkan biaya hidup serta paket pangan,” jelas Riski Andriana, Koordinator Program Sahabat Guru Indonesia.

Saat ini, Global Zakat terus menerima dana zakat dari masyarakat, baik zakat fitrah saat Ramadhan, hingga zakat mal yang bisa disalurkan kapan saja. Untuk mendukung program Sahabat Guru Indonesia, masyarakat bisa menyalurkan melalui rekening BNI Syariah 990000466 atas nama Yayasan Global Zakat. Atau, bisa langsung mengunjungi www.Indonesiadermawan.id/SahabatGuruIndonesia.

Penulis : Ning Rahayu

Editor : Redaksi

Foto : ACT

Facebook Comments Box

Read More

Anggota DPRD Juddin Sira : Penting Membangun Kolaborasi Mahasiswa, Pemda dan Dunia Industri

5 December 2025 - 15:53 WITA

Anggota DPRD Juddin Sira : Penting Membangun Kolaborasi Mahasiswa, Pemda dan Dunia Industri

Wujudkan Asta Cita Presiden, PT Vale Bangun Perguruan Tinggi di Luwu Timur

5 December 2025 - 12:30 WITA

Masyarakat Berharap Perguruan Tinggi, Jihadin Peruge : DPRD Dorong Poliwako dan Pemda Bekerjasama Jadikan Universitas

4 December 2025 - 13:53 WITA

Masyarakat Berharap Perguruan Tinggi, Jihadin Peruge : DPRD Dorong Poliwako dan Pemda Bekerjasama Jadikan Universitas
Trending on Pena Pendidikan