by

Limbah Sampah Kelapa Muda Kurangi Angka Pengangguran

Penalutim.com, Makassar – Siapa yang tidak menyukai jajanan Es kelapa muda. Tidak hanya nikmat dan menyegarkan, air kelapa muda juga bermanfaat bagi kesehatan. Namun, siapa yang menyangka, jika sampah kelapa muda juga bisa dijadikan pundi-pundi rupiah yang bisa menjadi solusi, dalam mengurangi angka pengangguran di saat pandemi covid-19 melanda.

Terbukti, di tangan-tangan para kreatif Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kelapana Sul-Sel, sampah kelapa tersebut, disulapnya menjadi kerajinan yang sangat luar biasa dan berharga.

Beralamat di jalan Bukit Bontoloe.no 11 Kota Makassar, UKM yang di kelola Oleh Amanjie Rahman bersama anggota UKM lainnya, Ia mengubah limbah dari sampah kulit kelapa, dari para pedagang es kelapa muda menjadi sebuah kerajinan yang bernilai rupiah, salah satunya berupa rangkaian Pot bunga, Vas dan isian bantal yang dapat mengeluarkan aroma terapi.

Bagi Amanji, mengolah sampah kelapa muda dan mempekerjakan orang orang di sekitar disaat pandemi, sangatlah membantu. “Cukup dari rumah kita bisa menghasilkan uang,” ucap Amanjie Rahman kepada Penalutim.com via telepon, Rabu (26/8/2020).

Amanjie juga menjelaskan, selain kerajinan tangan dengan sampah kelapa muda, ini juga bisa menciptakan “tanah baru” yang bernama cocopeat sebagai media tanam terbaik.

Adapun tantangan tersendiri bagi pelaku UKM kelapana Sul-Sel, yakni persaingan produk dari luar Sulawesi Selatan. “Dalam menghadapi tantangan ini, dibutuhkan kemampuan untuk selalu kreatif dan inovatif agar bisa bersaing dengan produk dari luar Sulsel,” jelas Amanjie.

Ditambahkannya perekonomian kita di Sulawesi Selatan bisa bangkit, jika kita kreatif dan inovatif dengan membuat sentra kerajinan tangan UKM. “Di Negara China bisa kuat ekonominya karena UKM, kita juga seharusnya bisa, karena kita punya sumber daya alam yang melimpah,” tutupnya.

Maka dari itu jangan pernah remehkan potensi sampah kelapa muda. Terbukti dengan adanya kerajinan ini sudah banyak orang yang memesan termasuk dari Malili (Luwu Timur) dan sekitarnya.

 

Penulis : Lisa Jhon

Editor : Ajeng

Foto : Lisa Jhon

News Feed