by

Peduli Banjir Masamba, HIPHO Lutim Gandeng PPUIN Bagikan Obat Herbal dan Terapi Tradisional

Penalutim.com, Luwu Utara – Semerbak aroma wangi racikan rempah-rempah jahe, sereh, kayu manis dan gula merah di sekitar posko kesehatan dinas kesehatan Luwu Timur, tepatnya di jalan HOS Cokoroaminoto Masamba. Racikan minuman kebugaran ini dibuat oleh para penggiat herbal yang tergabung di Himpunan Penggiat Herbal Organik (HIPHO) Luwu Timur. Minuman kebugaran ini diberikan secara gratis kepada para relawan serta korban banjir di tenda-tenda pengungsian.

“Tujuan pemberian minuman kebugaran ini untuk membantu menjaga stamina, kebugaran dan kesehatan para relawan yang bertugas membantu penanganan banjir serta para pengungsi korban banjir,“ ungkap ketua HIPHO Lutim Mimi Rosita.

Jenis minuman kebugaran yang dibuat diantaranya wedang jahe, wedang kayu manis, wedang empon-empon, wedang bawang dayak dan kopi stamina. Minuman kebugaran ini dibuat setiap hari mencapai 20-30 liter per hari per jenis.

Hasmawati adalah salah satu anggota HIPHO mengungkapkan, kalau Herbal ini mereka buat dengan kemampuan yang mereka miliki yaitu dengan membuat aneka minuman kebugaran. Racikan minuman kebugaran ini mereka peroleh dari hasil belajar yang mereka ikuti melalui pelatihan UKBM berbasis herbal di Luwu Timur yang merupakan program PPM PT Vale Indonesia.

Sumber dana dalam bakti sosial (baksos) ini adalah Swadaya dari setiap anggota HIPHO. Kegiatan bakti sosial ini terlaksana atas kerjasama antara Perkumpulan Pacicara Usada Indonesia (PPUIN) Pusat & Daerah serta Himpunan Penggiat Herbal Organik (HIPHO)  Luwu Timur. Selain pemberian minuman kebugaran, relawan Baksos dari PPUIN melakukan pelayanan kesehatan tradisional dengan memberikan terapi kesehatan secara gratis.

Berdasarkan pengalaman baksos yang pernah dilakukan di beberapa lokasi bencana, menurut ketua rombongan  PPUIN Pusat Ki Abu Asfi, banyak relawan yang membantu para korban tapi lupa untuk memperhatikan kesehatan dan kebugaran para relawan. Diharapkan dengan baksos yang dilakukan ini para relawan dapat tetap terjaga kebugarannya dengan terapi tradisonal yang diberikan, serta minuman kebugaran yang telah disediakan. Tidak menuntup kemungkinan juga pelayanan ini terbuka bagi para korban. Pelayanan yang diberikan tetap menjaga protokol kesehatan seperti menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), pemeriksaan suhu tubuh,  menjaga kebersihan dan physical distancing.

“Pelayanan terapi sehari dapat mencapai 50-70 orang. Ada satu saudari kita yang saat itu sedang mengalami pembengkakan pada kaki akibat terjatuh saat menyelamatkan diri saat banjir bandang datang. Kaki tidak dapat bergerak normal namun setelah dilakukan terapi alhamdulillah kaki yang awalnya bengkak berangsur membaik, tidak ada keluhan sakit lagi serta sudah bisa berjalan normal,” tambah Ki Abu Asfi.

Kegiatan ini dimulai dari tanggal 26 – 30 Juli 2020 dan dilanjutkan kembali dari tanggal 1 – 9 Agustus 2020. Posko utama bergabung dengan posko kesehatan dinas kesehatan Luwu Timur di jalan Hos Cokroaminoto (Kediaman Bupati Luwu Timur). Pelayanan tidak hanya diberikan di posko saja, tapi setiap hari Tim disebar untuk memberikan pelayanan ke posko lainnya, seperti di lokasi pengungsian di Penampu, Meli, Radda, Posko di sekitar Rujab Bupati Luwu Utara, posko relawan lainnya seperti PMI, TNI, Polisi, BNPB , pecinta alam, dan masih banyak lagi.

Selain PPUIN Pusat dan daerah serta Dinas Kesehatan Lutim, Pemerintah Luwu Utara juga turut mendukung kegiatan baksos ini. Para relawan lain yang juga merasakan sukacita yang sangat besar di balik tanggung jawab yang mereka pikul. Semakin besar sumbangsih yang diberikan, maka semakin besar kebahagian yang akan diterima, seperti itulah yang dirasakan saat kegiatan baksos di sini.

Sebagian para relawan berada di desa Radda, Meli, dan para prajurit TNI bekerja keras, gotong royong dalam membuat tempat tinggal sementara untuk para korban. “Karena pademi covid-19, kita hanya bisa mencegah kontak yang berlebih dengan mereka, kami hanya bisa sedikit meringankan duka mereka dengan berbagi terapi dan minuman herbal yang kami bawa,“Ungkap Hera anggota HIPHO.

 

Penulis : Hamka Bob

Editor : Amos Jakson

Foto : Hamka Bob

 

News Feed