Menu

Dark Mode
Buka Kapolres Cup 2026, Bupati Irwan: Wadah Silaturahmi dan Berburu Atlet Basket Berbakat Sah! Pemkab Lutim dan DPRD Sepakati Tiga Ranperda Strategis Bersamaan Penyerahan RAPBD 2025 Gencarkan Gerakan Tanam Cabai, Pemkab Lutim Bagikan Ratusan Ton Benih dan Alat Mesin Tani Bawa Pulang Rp 130 Juta ! Ini Daftar Juara Turnamen Domino Bupati Cup I 2026 di Lutim Skema Baru Kartu Lansia, Pemkab Luwu Timur Bantu Wujudkan Impian Umrah Lepas 268 Kontingen Porsenijar, Ini Janji Bupati Lutim Jika Peserta Tembus 5 Besar

Nasional

Menteri Tito Ke Gugus Tugas Sulsel : Jangan Hanya Mengimbau, Harus Tegas!

badge-check


					Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian (Dok : Wartalutim) Perbesar

Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian (Dok : Wartalutim)

Penalutim.com, Makassar – Bupati Luwu Timur, Muhammad Thoriq Husler mengikuti rapat penyampaian arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian bersama Gubernur Sulsel, Nurdin Abdulllah dan 6 Kepala Daerah se Sulawesi Selatan terkait percepatan penanganan Covid -19 di Makassar, Rabu (08/07/2020).

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian mengingatkan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulawesi Selatan agar tidak kalah dengan pelanggar aturan yang telah diberlakukan demi memutus rantai penyebaran virus corona.

Tito mengatakan, untuk aturan protokol kesehatan termasuk pakai masker dan jaga jarak, tidak cukup hanya dengan memberikan imbauan namun harus ada intervensi kepada masyarakat.

“Jangan hanya mengimbau namun harus dilakukan lebih tegas. Untuk di tempat umum, wajibkan untuk memasang tanda jaga jarak dan pakai masker. Jika tidak diindahkan maka ada penertiban dari Satpol PP khususnya TNI-Polri. Jangan kalah, negara tidak boleh kalah dengan pelanggar,” katanya saat memberikan pengarahan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulawesi Selatan.

Meskipun perlu penekanan atau ketegasan dalam menjalankan aturan, kata Tito, tentunya tetap bersikap sopan kepada masyarakat.

Intinya, menurut dia, tetap memberikan edukasi atau pendidikan tentang disiplin demi kebaikan bersama, namun dijalankan dengan sikap yang tegas. Karena dengan adanya ketegasan dari TNI-Polri maka lama kelamaan akan memberikan efek yang positif dan membuat jera para pelanggar aturan COVID-19.

“Kalau kita kalah, maka percuma kita lakukan penanganan, di awal memang agak susah tapi lama-lama akan terbiasa,” katanya.

Sementara Bupati Luwu Timur, Muhammad Thoriq Husler dalam keterangannya menjelaskan sesuai arahan Mendagri, ada beberapa hal yang penting disampaikan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulawesi Selatan. Diantaranya meminta Pemerintah daerah responsif terhadap kebutuhan masker bagi masyarakatnya dan mengingatkan untuk tidak pernah lelah mensosialisasikan pentingnya menggunakan masker ditempat umum.

Tidak hanya itu, kata Husler, Mendagri juga meminta agar pelaksanaan percepatan penanganan Covid-19 di daerah lebih terpadu dan terkoordinasi.

Usai rapat, Mendagri Tito berkesempatan menyerahkan buku tentang Pedoman Umum Menghadapi Covid -19 bagi Pemerintah Daerah kepada 7 Kepala Daerah yang diundang untuk hadir.

 

Editor : Redaksi

Facebook Comments Box

Read More

Ubah Tantangan Menjadi Kemajuan, Perjalanan ESG PT Vale Menguat di 2025

1 May 2026 - 07:10 WITA

Capai Kinerja Keuangan Yang Solid di Triwulan Pertama, PT Vale Tetap Membangun Fondasi Pertumbuhan di Masa Depan

30 April 2026 - 02:26 WITA

Dukung Penuh Program Ketahanan Pangan di Luwu Timur, Kementerian Transmigrasi Jadwalkan Berkunjung ke Mahalona

6 March 2026 - 01:26 WITA

Trending on Nasional