by

Dana CSR Diduga Tidak Terbayarkan, Almanat Lutim Gelar Rapat Konsolidasi

PENALUTIM. COM, MALILI — Aliansi Masyarakat Lingkar Tambang (Almanat) Luwu Timur menggelar rapat konsolidasi terkait kondisi dana bantuan sosial CSR PT.  Vale yang diduga tidak direalisasikan selama 3 tahun, Sabtu (07/03/20).

Ketua Almanat Herdinan, mengatakan Perusahaan patut merealisasikan anggaran tersebut setiap tahunnya.

“Karena hal tersebut menjadi kewajiban perusahaan untuk masyarakat sekitar wilayah tambang dalam meningkatkan kesejahteraan, kualitas hidup dan manfaat lainnya,” kata dia.

Maka dari itu, kata Herdinan, masyarakat disekitar perusahaan harus mendapatkan manfaat dari perusahaan tersebut.

Selain itu, dalam rapat ini juga dibahas beberapa agenda lain yang dibahas dalam pertemuan, yakni terkait komitmen lingkungan perusahaan, bagaimana kondisi udara yang dihasilkan cerobong asap pabrik.

Selanjutnya, bagaimana kondisi air dan tanah dari limbah pabrik, sejauh mana pihak perusahaan memikirkan hal tersebut.

“Rencana setelah konsolidasi ini akan dilakukan heering kekantor DPRD untuk mempertanyakan hal tersebut,” ungkapnya.

Herdinan juga menambahkan, tanggung jawab sosial perusahaan/CSR merupakan salah satu bagian dari strategi bisnis perusahaan dalam jangka panjang.

“Tanggung jawab sosial atau corporate social responsibility (CSR) adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya perusahaan adalah memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan seperti terhadap masalah-masalah yang berdampak pada lingkungan seperti polusi, limbah, keamanan produk dan tenaga kerja,” ujar Herdinan.

“CSR tidak hanya terbatas pada konsep pemberian bantuan dana kepada lingkungan sosial, namun juga bagaimana perusahaan memperlakukan karyawannya dengan tidak diskriminatif, menjaga hubungan baik dengan pemasok,” tambahnya. (Askar) 

News Feed