Menu

Dark Mode
Bupati Launching BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Rentan, Yusuf Pombatu : Program ini Sangat Berharga Bagi Warga Lutim Anggota DPRD Juddin Sira : Penting Membangun Kolaborasi Mahasiswa, Pemda dan Dunia Industri Bupati Luwu Timur Pastikan MTs Nurul Taqwa Sorowako Dapat Perhatian Pemerintah, Jihadin Peruge Berharap Anak-anaknya Tetap Lanjut Sekolah Wujudkan Asta Cita Presiden, PT Vale Bangun Perguruan Tinggi di Luwu Timur Pimpinan DPRD Mendukung Tentara Manunggal Membangun Desa Tentara Manunggal Membangun Desa, Ketua DPRD Lutim : Hasilnya Nyata dan Dirasakan Warga

Daerah

Korban Banjir Dapat Bantuan Dari Bupati Luwu Timur

badge-check


					Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler, didampingi Wakilnya, Irwan Bachri Syam, memberikan santunan kepada salah satu warga Dusun Balambano Desa Puncak Indah yang rumah serta barangnya hanyut saat banjir pada tanggal 30 April Kemarin. Perbesar

Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler, didampingi Wakilnya, Irwan Bachri Syam, memberikan santunan kepada salah satu warga Dusun Balambano Desa Puncak Indah yang rumah serta barangnya hanyut saat banjir pada tanggal 30 April Kemarin.

Penalutim.co.id, Luwu Timur – Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Timur (Pemkab Lutim) memberikan bantuan kepada salah satu korban banjir di Dusun Balambano, Desa Puncak Indah pada tanggal 30 April Kemarin.

Bantuan tersebut, diberikan langsung oleh Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler, didampingi Wakilnya, Irwan Bachri Syam pada acara Konser Amal Peduli Bencana dalam Rangka HUT Luwu Timur ke-16, di Lapangan Andi Nyiwi Malili, Kamis (02/05/2019) malam.

Berdasarkan pantauan penalutim.co.id, banjir dan longsor di kabupaten Luwu Timur pada tanggal 30 april lalu, adalah yang pertamakali terjadi melanda tujuh kecamatan.

Thorig Husler dalam sambutannya mengatakan, kehadiran bencana alam bisa membawa dua dampak seka­ligus. Yaitu dampak negatif dan positif. Kedua dampak ini selalu berhubungan satu sama lain. Pertama, dampak negatif atau kerusaan akibat bencana, biasanya bersifat kerugian secara fisik maupun nonfisik. Seperti korban jiwa yang berjatu­han, serta kerugian dari segi bangunan maupun material lainnya.

“Tapi saya sangat bersyukur tidak ada korban jiwa dalam musibah kali ini, walaupun tidak di pungkiri material cukup banyak,” kata Husler.

Dampak positifnya, lanjut Husler, bencana ternyata bisa menjadi sarana penyadaran kepada manusia. Hal ini sangat erat kaitannya dengan aspek-aspek spiritual. Tidak sedikit orang menjadi sadar diri di saat peringatan Tuhan dengan bencana yang datang melanda. Terjadi perubahan watak dan sikap dalam dirinya. Juga di pihak lain, bisa menjadi sa­rana untuk menumbuhkan sikap empati terhadap sesama manusia yang menjadi korban bencana.

“Adanya wujud solidaritas atau bentuk kepedulian sesama di saat adanya bencana yang menimpa merupakan perilaku sosial yang berkembang di masyarakat pada umumnya. Dan hal tersebut tidak hanya ditemukan di Indonesia, namun semua masyarakat di negara lain bisa dipastikan demikian,” tutup Husler.

Penulis : Redaksi

Foto : luwutimurkab.go.id

Facebook Comments Box

Read More

Jadi Pembina Upacara di HUT KORPRI, Lenny Thalib Tekankan Pentingnya Profesionalisme dan Integritas ASN

1 December 2025 - 08:17 WITA

Letakan Batu Pertama Pembangunan Masjid, Anggota DPRD : IBAS adalah Bupati yang Patut Dicontoh

1 December 2025 - 06:22 WITA

Ketika Jurnalis Penalutim Bertanya, Apa Perbedaan Air PDAM dan Air yang Langsung Diambil Masyarakat dari Mata Air dan Sungai, Begini Jawaban Bupati dan Direktur Perumdam

30 November 2025 - 14:29 WITA

Ketika Jurnalis Penalutim Bertanya, Apa Perbedaan Air PDAM dan Air yang Langsung Diambil Masyarakat dari Mata Air dan Sungai, Begini Jawaban Bupati dan Direktur Perumdam
Trending on Daerah