Menu

Dark Mode
Tinjau Fasilitas Olahraga di Wasuponda, Bupati Irwan Instruksikan Pembenahan Kunjungi Korban Kebakaran di Angkona, Wabup Puspawati Berikan Bantuan dan Semangat Lomba Perahu Naga Sukses Digelar, Para Juara Dapat Hadiah Tambahan dari Bupati Luwu Timur Raih Opini WTP Ke-14, Bukti Tata Kelola Keuangan yang Sehat Sukses Terselenggara, Masyarakat Bahagia, Kadis Parmudora: Lomba Perahu Naga Akan Menjadi Event Tahunan Luwu Timur Tutup Road Race Bupati Cup II, Irwan Beri Apresiasi Tambahan dan Hadiah Khusus

Nasional

Menteri Puspayoga : Indonesia Dibangun dengan Silaturahmi

badge-check


					Menteri Puspayoga :  Indonesia Dibangun dengan  Silaturahmi Perbesar

Penalutim.co.id, Bali – Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga bersilaturahmi dengan 16 pengurus koperasi besar, di rumah kediaman di Denpasar Bali. Menteri mengatakan silahturahmi sangat penting dan merupakan bagian dari sejarah bangsa Indonesia. 

“NKRI dibentuk lewat silaturahmi oleh para pendiri bangsa. Kalau tidak ada silaturahmi tidak ada NKRI,” kata Menteri Senin (4/2/2019) di Denpasar,  Bali.

Menteri mengatakan tahun 1945, lebih dari 90 persen penduduk Indonesia adalah muslim.  Jika pada saat itu tokoh-tokoh bangsa mau mendirikan negara Islam,  sangat mungkin terjadi. 

Namun lewat silaturahmi para tokoh bangsa yang mayoritas Islam mengajak Hindu,  Kristen,  Buddha membentuk NKRI berdasarkan Pancasila.  Atas dasar Pancasila,  semua suku dan agama di Indonesia dapat hidup berdampingan dengan nyaman.  

“Saya beragama Hindu menjadi menteri tidak ada yang protes,  banyak Kristen jadi menteri juga tidak ada yang protes,  begitu juga agama lain,” tegas Puspayoga.  

Menurutnya Provinsi Bali yang mayoritas Hindu bisa mencontoh rumah besar Indonesia dan tetap mempertahankan kenyamanan semua orang yang hadir di Bali.    

Menteri mengatakan koperasi merupakan gerakan ekonomi besar  harus mempertahankan Pancasila dan NKRI.  Koperasi hadir untuk menetralisir monopoli. 

Itu sebabnya, Menteri menegaskan, Presiden Jokowi empat tahun lalu meminta dilakukan  Reformasi Total Koperasi. Reformasi Total Koperasi menjadi prioritas agar koperasi tidak hanya sekedar ada tapi berkualitas dan mampu berkontribusi makin besar bagi perekonomian nasional.  

“Masih banyak yang akan dilakukan dan kami meminta masukan apa yang perlu diperbaiki ke depan,” kata Puspayoga. 

Para pengurus koperasi dalam silaturahmi tersebut sepakat bahwa perlu kebersamaan untuk membangun koperasi di Indonesia. Koperasi juga siap berkolaborasi untuk membangun usaha bersama dalam berbagai bidang.  

Ketua Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia Kamarudin Batubara mengatakan budaya Indonesia dalam bentuk kerja sama dan gotong royong adalah wujud koperasi.  Nilai budaya ini harus dibangun kembali dan terus dibangun dan menjadi  sebuah gerakan bersama. “Koperasi harus menjadi kebanggaan nasional,” kata Kamarudin.  

Penulis : Ayu

Editor : Risal

Foto : Humas Kemenkop

Facebook Comments Box

Read More

Ubah Tantangan Menjadi Kemajuan, Perjalanan ESG PT Vale Menguat di 2025

1 May 2026 - 07:10 WITA

Capai Kinerja Keuangan Yang Solid di Triwulan Pertama, PT Vale Tetap Membangun Fondasi Pertumbuhan di Masa Depan

30 April 2026 - 02:26 WITA

Dukung Penuh Program Ketahanan Pangan di Luwu Timur, Kementerian Transmigrasi Jadwalkan Berkunjung ke Mahalona

6 March 2026 - 01:26 WITA

Trending on Nasional