by

Qlue, Solusi Smart City Asal Indonesia Kian Berkibar di Dunia

Penalutim.co.id, Jakarta – Qlue, perusahaan teknologi penyedia layanan solusi kota cerdas asal Indonesia berhasil menjuarai ajang perlombaan Kota Cerdas Dunia yang digelar The World’s Smart Cities Organizations (WSCO) di London awal Oktober 2018.

Perusahaan yang mengembangkan aplikasi Kota Cerdas sejak Desember 2014 ini menyabet penghargaan untuk kategori Best Mobility Project, mengalahkan 300 kompetitor lainnya yang datang dari penjuru dunia.

Panelis menilai keberhasilan Qlue dalam mengurangi titik banjir sebesar 94 %, meningkatkan performa pemerintahan sejumlah 61,4 % dan menaikkan kepercayaan publik terhadap pemerintah sebanyak 47% layak untuk mendapatkan penghargaan ini.

Hesky Ondo Manurung, WNI sekaligus ketua Perhimpunan Pelajar indonesia (PPI) yang tinggal di London, merasa bahwa Qlue telah menorehkan sejarah perubahan yang menginspirasi dunia internasional.

Pada momen penerimaan penghargaan, Hesky mengundang khalayak yang hadir untuk mengheningkan cipta sejenak untuk korban bencana yang terjadi di Indonesia.

“Saya berharap Qlue dapat membawa perubahan positif lainnya, terutama dalam membantu korban bencana di Palu dan Donggala.” Ungkapnya.

Demi memantapkan posisinya di pasar Internasional, usaha rintisan anak bangsa ini juga turut memenuhi undangan ajang bergengsi lainnya seperti GITEX Technology Week 2018 yang diselenggarakan 14-18 Oktober 2018 di Dubai dan 6th Asia-Pacific Climate Change Adaptation Forum di Manila dalam satu pekan yang sama.

“Keikutsertaan Qlue dalam GITEX Technology Week 2018 merupakan salah satu komitmen kami untuk terus berinovasi dan berkarya dalam mengembangkan teknologi, sehingga dapat membawa dampak perubahan positif, tidak hanya di Indonesia, namun juga secara global,” kata Grady Richata, Head of Product Qlue.

Di hadapan perusahaan teknologi dan Venture Capital dari 140 negara di dunia dalam GITEX Technology Week 2018, Qlue memperagakan penggunaan fitur-fitur terbaru dalam platformnya, yaitu Qlue Vision dan Data Analytic yang dapat mengoptimalkan efisiensi energi, mobilitas dan keamanan perusahaan.

Sementara pada Forum Adaptasi Perubahan Iklim Asia Pasifik ke-6 yang digelar Asia Pacific Adaptation Network (APAN) di Manila pada tanggal 17-19 Oktober 2018, Qlue akan berbagi informasi solutif mengenai studi kasus penanggulangan Banjir di Jakarta.

Selain bergerak dalam sektor teknologi, Qlue juga melaksanakan kerjasama strategis bersama BNPB dalam penanggulangan bencana di Lombok dan Palu.

Hal ini sejalan dengan komitmennya dalam menjalin konektivitas antar berbagai pihak baik masyarakat sipil, pemerintah, organisasi dan perusahaan.

Berbagai partisipasinya dalam ajang internasional sepanjang Oktober ini semakin memantapkan langkah Qlue untuk mewujudkan misi mempercepat perubahan positif di Indonesia dan Dunia.

 

Penulis : Ayu

Editor : Risal

Foto : Ayu

Comment

News Feed