Menu

Dark Mode
Bupati Launching BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Rentan, Yusuf Pombatu : Program ini Sangat Berharga Bagi Warga Lutim Anggota DPRD Juddin Sira : Penting Membangun Kolaborasi Mahasiswa, Pemda dan Dunia Industri Bupati Luwu Timur Pastikan MTs Nurul Taqwa Sorowako Dapat Perhatian Pemerintah, Jihadin Peruge Berharap Anak-anaknya Tetap Lanjut Sekolah Wujudkan Asta Cita Presiden, PT Vale Bangun Perguruan Tinggi di Luwu Timur Pimpinan DPRD Mendukung Tentara Manunggal Membangun Desa Tentara Manunggal Membangun Desa, Ketua DPRD Lutim : Hasilnya Nyata dan Dirasakan Warga

Nasional

Badan Pengawas Pemilu Akan Menindak Tegas Pelaku Mahar Politik

badge-check


					Badan Pengawas Pemilu Akan Menindak Tegas Pelaku Mahar Politik Perbesar

Jakarta, Penalutim.co.id –  Bawaslu akan menindak secara tegas siapapun yang melakukan praktik mahar politik. Bawaslu tidak akan pandang bulu siapapun aktor di belakangnya. Hal tersebut di tegaskan oleh Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar.

“Siapapun pelakunya, siapapun tokoh di baliknya, dan apapun parpol yang ada di belakang praktik mahar politik tersebut harus ditindak sesuai aturan yang ada,” kata Fritz saat menjadi pembicara pada diskusi publik dengan tema “Menolak Mahar Politik dalam Pilkada”, di Ruang Media Centre Bawaslu, Jakarta Pusat, Rabu (17/1/2018).

Selain itu Fritz juga meminta  agar pihak-pihak yang terlibat kasus mahar politik yang terjadi di beberapa daerah untuk kiranya bersikap kooperatif jika ada surat panggilan dari Bawaslu Provinsi atau Kabupaten/Kota untuk dilakukan klarifikasi.

“Saya minta kepada yang bersangkutan kiranya bersikap kooperatif dalam dilakukannya klarifikasi,” tegas Fritz.

Menurut Fritz, mahar politik yang dilakukan para pasangan calon dan partai politik secara tidak langsung merusak sebuah sistem yang dibangun. Sistem tersebut, lanjutnya, yaitu tentang adanya pendidikan Parpol dan kaderisasi yang ingin mewujudkan dan memiliki calon mumpuni untuk menjadi kepala daerah dan punya peran mengubah daerah tersebut lebih baik dari sebelumnya.

“Yang lebih mengenaskan lagi, sambung dia, masyarakat yang harus memilih para kader yang tidak merupakan bagian yang mereka (masyarakat, red) impikan, karena masyarakat hanya diberikan dan disuguhkan kader dan pasangan calon yang terbatas oleh Parpol,” pungkasnya

 

Penulis : Ahmad

Editor : Redaksi

Foto : Risal

Facebook Comments Box

Read More

Viral Bandara Imip Morowali, Menhan: Tidak Boleh Ada Negara di Dalam Negara

26 November 2025 - 11:29 WITA

PT Vale Indonesia Perkuat Kinerja dan Tunjukan Ketahanan di Tengah Tekanan Pasar Global

25 November 2025 - 12:07 WITA

Ide Kado Hari Guru yang Cocok untuk Segala Anggaran

24 November 2025 - 00:13 WITA

Trending on Nasional