Menu

Dark Mode
Resmi Dilantik, JMSI Luwu Timur Komitmen Lawan Hoaks dan Kawal Pembangunan Sinergi Pusat-Daerah: Luwu Timur Siap Sukseskan Program Strategis Kelautan 34 Personel Polres Luwu Timur Naik Pangkat, Kapolres AKBP Ario Beri Pesan Penting PT CLM Salurkan Program PPM, Pembangunan Masjid Annisa Kembali Berlanjut Dukung ‘Lutim Juara’, Irwan Bachri Syam Perkuat Strategi Sanitasi LuwuTimur Genjot PAD, Pemkab Luwu Timur Perluas Digitalisasi dan Penerapan QRIS

Pena Ekonomi

Menkop dan UKM Tekankan Tiga Syarat Jadi Wirausaha Pemula

badge-check


					Menkop dan UKM  Tekankan Tiga Syarat Jadi Wirausaha Pemula Perbesar

 

Makasar, Penalutim.com – Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga menekankan,  setidaknya tiga hal harus dimiliki seseorang untuk bisa menjadi Wirausaha Pemula (WP).

“Ketiga hal itu pertama, kerja keras dan jujur,  fokus dan yang ketiga, memiliki jiwa yang kreatif,” tegas Puapayoga, Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga usai membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM KUKM se Provinsi Sulawesi Selatan, di Makassar, Sabtu (3/6/2017).

Turut hadir dalam dalam acara itu Wagub Sulsel Agus Arifin Nu’mang,  Deputi Bidang SDM Prakoso BS, Duta Koperasi Dewi Motik Pramono, dan kadinas Koperasi dan UKM Sulsel Syamsu Alam Ibrahim.

Puspayoga menekankan, kerja keras  adalah semangat pantang menyerah, jujur untuk modal menproleh trust (kepercayaan) sedangkan fokus berarti profesionalisme. Sedangkan  memiliki jiwa kreatif sama maknanya dengan mengubah tantangan menjadi peluang.

Menurut Puspayoga, soal permodalan bisa dibantu dengan berbagai skim pembiayaan yang disiapkan pemerintah, mulai bantuan pendanàn WP ,  Kredit Ultra Mikro, Kredit Usaha Rakyat (KUR), LPDB sampai KURBE.

“Semua pembiayaaan itu akan disesuaikan dengan skala usaha masing-masing,” tambah Puspayoga.

Menkop  dan UKM mengakui, dari berbagai pelatihan kewirausahaan, tidak semuanya akan menghasilkan wirausaha baru/WP.

“Jika satu pelatihan pesertanya 300, bisa melahirkan 25 persen wirausaha baru saja itu sudah bagus,” kata Menteri

Dalam bagian lain Puspayoga memuji pertumbuhan ekonomi Sulsel yang dalam 7 tahun terakhir diatas rata-rata nasional.

“Sulsel tahun lalu bisa tumbuh 7,4 persen ekonominya, atau diatas rata rata nasional yang 5 persen. Itu karena perekonomian Sulsel didorong oleh ekonomi kerakyatan,” kata Puapayoga.

Di provinsi Sulsel tidak banyak pemodal besar, namun lebih banyak modal lokal yang tumbuh bersama majunya pertanian, perdagangan, perikanan, koperasi dan UKM di provinsi ini.

” Inilah hakekat pertumbuhan yang sebenarnya karena dinikmati secara bersama,” tambah Puspayoga.

Penulis : Redaksi

Facebook Comments Box

Read More

Sinergi Pusat-Daerah: Luwu Timur Siap Sukseskan Program Strategis Kelautan

2 July 2026 - 13:25 WITA

Dukung ‘Lutim Juara’, Irwan Bachri Syam Perkuat Strategi Sanitasi LuwuTimur

1 July 2026 - 08:08 WITA

Genjot PAD, Pemkab Luwu Timur Perluas Digitalisasi dan Penerapan QRIS

1 July 2026 - 07:51 WITA

Trending on Daerah