Menu

Dark Mode
Tinjau Fasilitas Olahraga di Wasuponda, Bupati Irwan Instruksikan Pembenahan Kunjungi Korban Kebakaran di Angkona, Wabup Puspawati Berikan Bantuan dan Semangat Lomba Perahu Naga Sukses Digelar, Para Juara Dapat Hadiah Tambahan dari Bupati Luwu Timur Raih Opini WTP Ke-14, Bukti Tata Kelola Keuangan yang Sehat Sukses Terselenggara, Masyarakat Bahagia, Kadis Parmudora: Lomba Perahu Naga Akan Menjadi Event Tahunan Luwu Timur Tutup Road Race Bupati Cup II, Irwan Beri Apresiasi Tambahan dan Hadiah Khusus

Internasional

Serangan Udara Koalisi AS Tewaskan Warga Sipil

badge-check


					A single US Air Force F-16C Fighting Falcon aircraft from the 332nd Air Expeditionary Wing, Balad AB, Iraq, flying in a two man formation, launches electronic countermeasure flares, following an aerial refueling mission over Iraq, during Operation Iraqi Freedom.  (Air Force photo by Tech. Sgt. Scott Reed) Perbesar

A single US Air Force F-16C Fighting Falcon aircraft from the 332nd Air Expeditionary Wing, Balad AB, Iraq, flying in a two man formation, launches electronic countermeasure flares, following an aerial refueling mission over Iraq, during Operation Iraqi Freedom. (Air Force photo by Tech. Sgt. Scott Reed)

تغییر مسیر جنگنده آمریکایی با دیدن همتای روسی!

Damaskus, Penalutim.com Sedikitnya 20 warga sipil terbunuh saat terjadi serangan udara yang dipimpin Amerika Serikat (AS) menghantam konvoi di dekat Raqqa, Suriah.

“Pesawat tempur koalisi anti teror pimpinan AS menargetkan mobil yang mengangkut warga sipil dari Raqqa di antara kota-kota Ratleh dan Kasrah pada hari Sabtu,” tulis SANA seperti dikutip dari Xinhua, Senin (29/5).

Jumlah warga sipil yang menjadi korban serangan udara pimpinan koalisi AS telah meningkat baru-baru ini. Koalisi AS sendiri tengah intensif melakukan serangan udara terhadap Raqqa, ibu kota de facto dari kelompok ekstrimis ISIS, dan sejumlah basis ISIS lainnya di Suriah utara dan timur.

Kamis lalu, 35 warga sipil terbunuh oleh Serangan AS di kota Mayadeen yang dikuasai ISIS di provinsi timur Deir al-Zour. Pemerintah Suriah berulang kali mengecam serangan yang menargetkan warga sipil, yang memperkuat operasi koalisi anti teror pimpinan AS di Suriah sebagai tidak sah.

Pekan lalu, Kementerian Luar Negeri Suriah mengatakan bahwa serangan AS terhdap warga sipil yang menjadi bagian dari serangkaian serangan yang dilakukan oleh koalisi internasional adalah ilegal.

“Serangan tersebut melawan kedaulatan Suriah dan integritas teritorial dengan dalih memerangi terorisme, sementara tindakan aliansi ini hanya berkontribusi pada menyebarkan kekacauan dan kehancuran yang menguntungkan organisasi teroris ekstremis, terutama ISIS dan organisasi teroris lainnya,” kata Kementerian Luar Negeri Suriah.

Kementerian tersebut mengatakan bahwa Suriah mengutuk serangan koalisi pimpinan AS yang menargetkan warga sipil dan menyebabkan kerusakan material yang besar terhadap infrastruktur, fasilitas, dan properti di Suriah. Suriah juga meminta Dewan Keamanan PBB untuk melaksanakan resolusi mengenai menjaga integritas wilayah dan orang-orang Suriah dan menghentikan serangan koalisi ilegal tersebut.

Pernyataan ini menyimpulkan dengan mengatakan bahwa Suriah mengulangi pentingnya menghentikan tindakan koalisi pimpinan AS dan menerapkan resolusi Dewan Keamanan terkait dengan kontra-terorisme, termasuk resolusi no.2253.

Editor : Redaksi

Foto : Istimewa

Facebook Comments Box

Read More

Tiga Hal Penting di Hari Anak Sedunia

20 November 2025 - 06:28 WITA

Bersama Kehati Lutim PT Vale Raih Gold Award di Ajang Internasional

11 November 2025 - 10:17 WITA

Indonesia Kecam Serangan Israel ke Warga Palestina di Gaza

2 March 2024 - 07:41 WITA

Trending on Internasional